Akibat Tanah Longsor, Rumah Milik Marthen Laoh di Desa Pinapalangkow Rusak Parah

oleh -6 views

Foto: Kondisi Rumah milik Bapak Marthen Laoh yang tertimpa tanah longsor

MINSEL – Hujan deras yang mengguyur disejumlah wilayah khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengakibatkan bencana banjir maupun tanah longsor.

Seperti yang terjadi di Desa Pinapalangkow, Kecamatan Suluun Tareran (Sulta), Kabupaten Minsel, pada Jumat (4/3/2022), disejumlah titik lokasi mengalami bencana tanah longsor.

Namun yang paling parah adalah salah satu rumah milik Bapak Marthen Laoh yang ada di jaga 3, Desa Pinapalangkow, Kompleks Sapalalum, sebagian badan rumahnya tertimpah tanah longsor, sehingga bagian dapur dan kamar rusak para.

Beruntung kejadian ini tidak memakan korban, namun kerugian matrial diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Bapak Marthen Laoh pemilik rumah menjelaskan kronologi kejadian bahwa, dia (Marthen) sedang berada di dalam kamar saat sedang tidur. Karena berfirasat tidak enak, Pak Marthen yang kondisinya tidak bisa berjalan akibat lumpuh sejak bertahun-tahun, Pak Marthen berusaha keluar dari kamar dan duduk di ruangan rumah dekat pintu kamar, dan ibah-tibah Pak Marthen melihat perlahan-lahan air sedang masuk kedalam rumah.

Baca juga:   LMI Minsel Dukung Serta Mensuport World Cleanup Day Minsel 2021

Seorang anak yang tinggal bersamanya memberitahu kepada Pak Marthen bahwa belakang rumah mereka terjadi longsor yang pada saat itu masih kecil. Tak selang lamanya, terjadi longsor susulan yang sangat besar, dan Pak Marthen yang pada saat itu masih duduk diruangan tamu dekat pintu kamar, terseret kira-kira satu meter akibat tekanan tanah longsor, sehingga belakang dinding rumah baik ruangan tamu dan kamar runtuh.

Beruntung warga sekitar cepat menyelamatkan Pak Marthen ke tempat yang lebih aman. Namun kaki dari Pak Marthen mengalami luka lecet yang tidak begitu parah.

Terpantau media ini dilokasi warga masyarakat Desa Pinapalangkow, antusias membantu keluarga korban dengan melakukan kerja bakti menggunakan alat manual seperti cangkul dan sekop.

Hukumtua Desa Pinapalangkow dalam hal ini Bani S.Zega,SS ketika ditemui media ini dilokasi pada Sabtu (5/3/2022) mengatakan, curah hujan yang tinggi tersebut memang membuat sejumlah titik di pemukiman warga mengalami tanah longsor. Bukan hanya tanah longsor saja, kata Kumtua Bani Zega luapan saluran air di parit juga mengakibatkan banjir disejumlah permukiman warga.

Baca juga:   Bupati Minsel FDW, Hadiri RUPS P.T Bank SulutGo di Yama Resort

Tak lupa Zega menghimbau dan mengingatkan kepada warga Desa Pinapalanglow agar tetap waspada di saat cuaca ekstrem, serta hindari beraktifitas di daerah rawan bencana.

Katanya pula bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan longsor agar tetap waspada atau mengungsi di tempat yang aman atau keluarga dekat, mengantisipasi cuaca yang tidak menentu saat ini,” pesan Hukum Bani Zega yang murah senyum ini.

(Andy Runtunuwu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.