Gubernur Sulut Olly Dondokambey Lantik Joi Oroh Sebagai Pj Bupati Sitaro: Pesan Integritas dan Tanggung Jawab

oleh -765 Dilihat
Penjabat Bupati sitaro Joi Oroh
Pelantikan Penjabat Bupati sitaro Joi Oroh

MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, mengukuhkan Joi Eltino Bernadin Oroh sebagai Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dalam upacara pelantikan di Gedung Mapalus, Manado, pada Rabu, (25/9).

Pengukuhan ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan (SK), di mana Gubernur Olly Dondokambey secara pribadi mengambil alih momen penting ini dengan mengambil bagian dalam pengucapan sumpah Joi Oroh sebagai Pj Bupati Kabupaten Sitaro.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus kepada Bupati, Wakil Bupati, Walikota, dan Wakil Walikota yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian selama bertugas.

“Saat ini, kita menyaksikan Provinsi Sulut terus mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dan penghargaan atas kinerja pejabat-pejabat, baik Bupati maupun Walikota yang hari ini menyelesaikan masa jabatannya,” ujar Olly.

Joi Oroh
Pelantikan Penjabat Bupati Sitaro saat pengambilan sumpah jabatan oleh Gubernur Olly Dondokambey.

Olly juga mengharapkan agar para pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas mereka dengan integritas, dedikasi, dan penuh tanggung jawab.

“Kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik dan harus memberikan prioritas kepada kepentingan rakyat melalui pembangunan daerah,” tambahnya.

Dalam konteks yang sama, Olly mengingatkan tentang pepatah “Kuasa membawa lupa,” yang mencerminkan pentingnya menjaga integritas dan menghindari kelalaian ketika berkuasa.

“Ketika mendapatkan kekuasaan, seseorang bisa saja melupakan akar, teman-teman, atau bahkan proses yang membawanya ke posisi Pj Bupati,” katanya.

Olly menjelaskan bahwa seringkali, seseorang yang berkuasa hanya melihat sisi terang dari kekuasaan, tanpa mempertimbangkan sisi gelap yang mungkin ada.

“Kita harus menjalankan tanggung jawab ini dengan bijak, mengingat amanat yang diberikan kepada kita sebagai Penjabat Bupati, terutama menjelang tahun politik pada bulan Februari. Kita harus menjaga netralitas agar tugas-tugas kita sebagai Bupati dan Ketua PKK berjalan lancar. Selain itu, kita harus menjaga ketertiban agar situasi di daerah tetap kondusif. Dan yang tak kalah penting, kita harus rajin berdoa agar dalam evaluasi 3 hingga 4 bulan mendatang, kita dapat menjaga performa kita dengan baik,” pungkasnya.

Perlu dicatat bahwa Joi Oroh diangkat sebagai Pj Bupati untuk menggantikan Eva Sasingen dan John Heit Palandung yang telah menyelesaikan masa jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sitaro. Sebelum pengangkatannya sebagai Pj Bupati, Oroh memiliki pengalaman sebagai Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulut. (ighel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.