DPMPTSP Tomohon Tingkatkan Pengawasan Berusaha Berbasis Risiko

oleh -21 views
Kadis Penanaman Modal dan PTSP Anneke Maindoka SSos MSi (kedua kiri) memberikan pengarahan kepada peserta sosialisasi didampingi Kabid Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Wulan Roeroe SE (paling kiri) dan narasumber dari BBPOM Manado dan BPJS Ketenagakerjaan.

TOMOHON-Para pelaku usaha merespon positif kegiatan sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Tomohon. 

Hari pertama, kegiatan digelar di Kawasan Menara Alfa Omega, Rabu (27/11/2022). Hari kedua, sosialisasi diadakan di Hotel Leos kawasan Terminal Beriman Tomohon.

Kadis Penanaman Modal dan PTSP Anneke Maindoka SSos MSi menjelaskan, penanaman modal merupakan instrumen dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah, diperlukan peningkatan Penanaman Modal yang berasal dari Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).

Dalam prosesnya, pelaksanaan penanaman modal itu diperlukan pengendalian dan pengawasan agar bisa terwujud daya tarik dan daya saing investasi serta kepatuhan para investor terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Setelah kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kepatuhan pelaku usaha terhadap pemenuhan kewajiban pelaksanaan kegiatan usaha. Termasuk salah satunya Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang dilaporkan secara rutin dan berkala.

Baca juga:   Pendukung SAS Sikapi Putusan DPP Partai Golkar

Ditambahkan Kabid Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Wulan Roeroe SE, perizinan berusaha berbasis risiko secara terintegrasi melalui sistem OSS akan menjadikan perizinan terkoordinasi dengan baik.

Yaitu pelaku usaha memenuhi standar atau kewajiban pelaksanaan kegiatan usaha dan capaian realisasi investasi meningkat, serta diperoleh data lebih akurat. 

Pemkot Tomohon dibawah kepemimpinan Walikota Caroll Senduk SH dan Wakil Walikota Wenny Lumentut SE terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Sosialisasi ini, sambungnya, memberi ruang yang luas bagi para pelaku usaha untuk dapat meningkatkan pemahaman ketentuan dan keterampilan dalam pelaksanaan penanaman modal.

Keuntungannya, dapat mempermudah upaya meningkatkan realisasi investasi di Kota Tomohon. “Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di Sergai,” ucapnya.

Dalam sosialisasi tersebut, DPM-PTSP juga menghadirkan narasumber dari Balai Besar POM di Manado, BPJS Ketenagakerjaan, serta Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Tomohon. 

Baca juga:   Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-76, Djemmy Sundah: Momentum Perkuat Kebersamaan Bangun Kota Tomohon

(vhp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.