Juara Umum Drag Bike AMDR Minut Sah Sesuai Aturan. IMI: Jangan Jadi Penyebar Hoax dan Pecundang

oleh -1,190 views

MINUT — Auto Moto Drag Race (AMDR) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang digelar 16-20 November 2022 telah selesai dilaksanakan dengan sukses.

Sayangnya, hasil kemenangan Drag Bike / Balap Motor mendadak viral di media sosial karena tim Labelle 7 Xinnn Ganteng menuding tim pemenang melakukan kecurangan karena ada unsur ‘orang dalam’.

Parahnya lagi, protes tersebut diviralkan tim Labelle 7 Xinnn Ganteng karena tidak terima atas kemenangan tim lain setelah selesai event resmi bahkan hadiah sudah diserahkan.

Tudingan tersebut langsung dibantah pihak Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara (Sulut) selaku pelaksana teknis AMDR Minut, apalagi terindikasi bahwa pihak yang membuat postingan tudingan tersebut salah satu motornya didiskualifikasi scrutenering atau tim pemeriksa kendaraan karena tidak sesuai aturan.

Dikatakan Sekretaris Umum IMI Sulut Christiano Egam, pemenang AMDR Minut sudah sah sesuai aturan. Ia mengatakan, bila ada protes dari peserta atas hasil lomba, seharusnya disampaikan lewat surat protes resmi.

Baca juga:   Ninja Mc Joe Racing Team Tembus 6.4 Detik. Tercepat Di Sulawesi

“Yang jelas kalau itu bermasalah pasti ada surat protes resmi. Apalagi ini event resmi. Kami pimpinan lomba tidak bisa memberikan jawaban apabila tidak ada protes resmi. Makanya setelah pengumuman, diberikan waktu untuk protes resmi. Setelah itu pembagian hadiah, apabila ada protes, pasti pembalap atau tim tersebut bisa dibatalkan sebagai pemenang dan hadiah bisa ditangguhkan,” ujar Pimpinan Lomba AMDR Minut R2 tersebut.

Christiano Egam justru mempertanyakan maksud dari oknum yang menyebutkan bahwa ada kecurangan dalam hasil lomba karena faktor ‘orang dalam’.

Ia juga menyebutkan bahwa orang yang tidak membuat surat resmi namun hanya membuat status di media sosial adalah pecundang.

“Kalau merasa ada masalah, kenapa tidak ajukan protes secara resmi? Ini kan pertandingan resmi bukan antar kampung. Kalau ada surat protes resmi, baru saya akan menjawab dimana titik poinnya. Nah itu saya balik tanya, yang bilang ‘orang dalam’, itu siapa?” tanya Egam.

Baca juga:   Ini jadwal siaran langsung MotoGP 2021, seri MotoGP Italia di Sirkuit Mugello

Ia juga menjelaskan duduk persoalan ini terkait pemeriksaan teknis yaitu dudukan kaki di tangki yang dipotong oleh salah satu tim yang akhirnya tim tersebut didiskualifikasi.

“Itu kan tidak boleh. Kalau MC Joe (tim pemenang) itu kan tetap ada (kaki). Walaupun dia menekan ke bawah, tapi kakinya ada. Kalau Labelle 7 Xinnn Ganteng (tim yang protes) itu dibabat. Justru manager mereka (tim yang protes) sudah kirimkan permintaan maaf ke saya, dianggap selesai. Lalu orang ini siapa (yang protes)?” jelas Egam.

Lebih jauh Egam menyebutkan, pada prinsipnya pertandingan itu setelah dikonfirmasi kepada sekretaris umum tidak ada surat protes yang masuk.

“Memang ada sedikit persoalan terkait scrutenering tapi itu sudah diselesaikan oleh tim scrut sehingga sampai pembagian hadiah sudah tidak ada persoalan. Sekarang kalau ada masalah, kenapa tidak diselesaikan lewat organisasi? Kalau hanya di FB itu kan pecundang,” tambah Egam.

Baca juga:   Korwil IMI Minut: Memohon Maaf Atas Gangguan dan Kemacetan Akibat Event Kejurda AMDR

Ia menyebutkan, pada setiap olahraga otomotif apabila ada surat protes maka diajukan secara resmi. Dan itu telah dibahas dalam teknikal meeting.

Di sisi lain, apabila ada tim yang mau ikut lomba namun ragu dengan kondisi kendaraan, bisa mengundang tim scrut untuk mengecek apakah kendaraan tersebut sudah sesuai aturan atau tidak.

Bila tim pelaksana justru meloloskan kendaraan yang tidak layak, maka akan beresiko pada pencabutan lisensi.

Untuk itu, Egam menegaskan, perlu ada penjelasan siapa yang dimaksud ‘orang dalam’ dalam lomba AMDR di Minut.

“Harusnya bilang, siapa orang dalam yang dimaksud. Logikanya orang dalam yang mana? Ini balapan pakai lampu, pelanggaran semua orang lihat. Lalu orang dalam yang mana yang bantu? Jangan menyebar hoax,” sesal Egam.(Ria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.