Tim Percepatan Dana PEN Gagal, Dareho: Dibubarkan Saja Jangan Jadi Batu Sandungan

oleh -336 views
Tokoh Pemuda Kecamatan Tabukan Utara Vick Chow Dareho

TAHUNA – Keberadaan Tim Percepatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) besutan Penjabat Bupati Sangihe dr Rinny Tamuntuan dinilai gagal menjalankan tugas dan fungsinya. Bahkan deadline yang diberikan DPRD Sangihe pada medio 5 September 2022 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) agar mampu dituntaskan dalam dua pekan gagal dituntaskan oleh tim yang dinakhodai dua personel ASN Provinsi Sulut tersebut.

Menyikapi hal ini, tokoh muda asal Kecamatan Tabukan Utara Vick Chow Dareho angkat bicara memintah Penjabat Bupati Sangihe agar membubarkan saja tim percepatan dana PEN ini.

“Kalau keberadaan tim tidak sesuai harapan dan kerap menjadi batu sandungan untuk suksesnya berbagai pembangunan infrastruktur alokasi dana PEN di Sangihe, baiknya dibubarkan saja”, ujar Dareho.

Bahkan Dareho menyebutkan, sejak awal progres anggaran untuk dana PEN aman-aman saja dan berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada tim percepatan.

“Tim percepatan dana PEN dibentuk oleh Penjabat Bupati artinya tim dapat bekerja secara maksimal untuk secepatnya mengurai benang kusut terkait terhambatnya realisasi dana PEN. Namun kenyataan di lapangan justru sebaliknya kehadiran tim percepatan menjadi batu sandungan dan hal ini kalau tidaj disikapi secara serius oleh Penjabat Bupati Sangihe, maka imbasnya akan mengarah ke Penjabat Bupati Sangihe dr Rinny Tamuntuan”, kunci Dareho.

Baca juga:   Pengawasan Perairan Sangihe Mulai Lemah, 1 Lagi KIA Asal Fhilipina Diamankan PSDKP

Sementara informasi yang berhasil dirangkum awak media di lapangan terkait dengan sejumlah pekerjaan fisik alokasi dan PEN, pihak ketiga dalam dalam hal ini kontraktor kewalahan mengejar pencairan namun belum ada realisasi.

“Saat ini ada yang mengajukan pencairan tahap kedua untuk pekerjaan air bersih namun berkasnya masih berada di tim percepatan. Sedangkan untuk pencairan tahap ketiga untuk fisik bangunan belum ada pelayanan. Dan paling parah lagi adalah pencairan tahap keempat untuk pekerjaan fisik jalan produksi, meski secara persentase pekerjaan sudah 100 persen namun belum ada tanda-tanda bahwa kepengurusan pencairan tahap akhir akan dilayani”, ujar sejumlah kontraktor yang enggan nama mereka dipublish sambil menambahkan saat ini mereka masih belum mampu melunasi gaji pekerja imbas tidak adanya pencairan dana PEN.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.