62 views

Bayi AS Tewas Ditangan Ibu Kandung. Ini Kronologinya.!

oleh -62 views

MINUT — AA alias Ris (23) warga Perum CBA Gold Desa Mapanget, Kecamatan Talawaan, harus bertanggung jawab atas perbuatannya yang menewaskan anak kandungnya sendiri, Kamis (4/8/2022).

Perbuatan tak terpuji yang dilakukan mama muda (mamud) ini, tega menganiaya buah hatinya sendiri AS yang masih berusia 1,6 tahun sampai menghembuskan nafas terakhir.

Jumat (5/8/2022) dalam Konfrensi Pers Polres Minahasa Utara (Minut) AA mengakui telah melakukan tindakan tidak terpuji karena broken home. Ia sakit hati karena suaminya jarang pulang rumah, sehingga melampiaskan rasanya tersebut dengan menganiaya anak sendiri.

“Tersangka melakukan penganiayaan tersebut di rumah kontrakan. Saat itu, pelaku menyuapi korban makanan tapi korban menolak, sehingga pelaku naik pitam dan memukul wajah korban dengan telapak tangan,” kata Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo, didampingi Kasie Humas Iptu Ennas Firdaus dan Kasat Reskrim Fandi Ba’u.

Baca juga:   Forkopimda dan LSM/Ormas Minut Sepakat Tolak Radikalisme

Akibat pukulan dengan telapak tangan dua kali dari pelaku, korban terjatuh kebelakang hingga kepala terbentur di lantai dalam posisi terlentang. “Akibat benturan tersebut, korban langsung kejang-kejang dan bernafas berat,” ungkap Kapolres.

Melihat kondisi korban saat itu, pelaku mencoba memberikan pertolongan dengan resusitasi tapi tidak berhasil.

“Karena bingung, pelaku memesan Gojek dan langsung menuju Polsek Tikala, sedangkan korban ditinggalkan bersama babysitter AS yang juga menjadi saksi dalam kasus ini,” jelas Kapolres.

Ditambahkan Kasat Reskrim AKP Fandi Ba’u, pelaku adalah istri kedua yang dikaruniai dua anak dan perbuatan ini sudah sering dilakukannya.

“Saat ini yang menjadi korban anak kedua, dan pertama kali ditemukan saksi AS. Informasi lainnya, seminggu yang lalu pelaku juga sudah melakukan kekerasan terhadap korban dengan memukul kaki menggunakan botol bedak plastik dan mencubit sekujur tubuh korban,” ucap Fandi.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 80 ayat 3 dan 4 UU RI Nomor 17 Tahun 2012. “Ancaman hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga karena dilakukan oleh orang tua kandung sesuai dengan ayat 3 dan 4 UU perlindungan anak,” tutup Fandi.(*/Ria)

Baca juga:   3500 Pengguna Narkoba Minut Belum Terlacak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.