102 views

Likupang Tourism Festival Episode 2 Diinisiasi Pemkab Minut, Kegiatan Semakin Banyak dan Lebih Bebas

oleh -102 views

MINUT — Likupang Tourism Festival (LTF) 2022 merupakan event LTF kedua kalinya diselenggarakan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut).

Event yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) sesuai rilis Karisma Nusantara (KEN) dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Pada Juli ini, salah satu event KEN yang akan diselenggarakan adalah Likupang Tourism Festival (LTF) 2022. Event yang akan diadakan pada 29-31 Juli ini kedua kalinya diselenggarakan di lokasi KEK Pariwisata.

“Likupang Tourism Festival 2022 adalah kegiatan tahun kedua. Tahun 2021 lalu, kami menyelenggarakannya secara terbatas karena kondisi pandemi. LTF 2022 akan dilaksanakan dengan lebih ‘bebas’ dan kegiatannya akan lebih banyak,” kata Kepala Dinas Pariwisata Minut Audy Sambul.

LTF 2022 digelar di 3 venue yang lokasinya berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang. Venue pertama di Pantai Paal, venue kedua di Pantai Pulisan, dan venue ketiga di Pulau Komang. Pantai Paal akan jadi venue utama.

Baca juga:   Promosikan Pariwisata Minut, Wagub Hadiri Hut Ke -289 Kota Gorontalo

Berbeda dengan LTF 2021, Audi menjelaskan bahwa pelaksanaan tahun ini akan dilengkapi dengan kegiatan alam, seperti melepas tukik, menanam mangrove, dan menanam terumbu karang. Tahun lalu, kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan karena penerapan protokol kesehatan yang masih ketat.

“Tahun ini kami memberikan porsi yang lebih besar untuk acara yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Selain itu, kami juga akan menghadirkan lomba yang diikuti oleh masyarakat dan komunitas, seperti lomba perahu hias, lomba bakar ikan, lomba kesenian, dan lomba kebudayaan. Acara juga penampilan tarian tradisional yang akan dikolaborasikan dengan musik modern,” jelas Audi. 

Selain kegiatan lomba dan kesenian, LTF 2022 juga menjadi kesempatan para pelaku UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terlibat aktif. Penyelenggara menyediakan 30 booth untuk para pelaku. Pameran di LTF akan membuka kesempatan untuk pelaku industri kuliner, kriya, dan fashion untuk memperkenalkan produk mereka. 

“Acara ini mengutamakan pameran kuliner, kriya, dan fashion khas dari Minahasa Utara. Untuk kuliner, kami ingin memperkenalkan makanan atau camilan yang terbuat dari pisang dan ikan cakalang, ikan mujair, dan woku dalam kemasan. Untuk kriya, kami ingin memperkenalkan produk kerajinan dari limbah dari turunan buah kelapa, mulai dari sabut hingga tempurung, dalam bentuk suvenir. Ada juga fashion show dari brand lokal. Tujuannya agar produk-produk masyarakat lebih dikenal dan mempromosikan pariwisata Likupang,” imbuh Audi. 

Baca juga:   Akhirnya Wantania Diganti Rompas

Meski baru dilaksanakan untuk yang kedua kalinya, Audi mengaku sangat siap untuk menyelenggarakan LTF 2022. Tahun 2021 lalu, pelaksanaan LTF dibatasi secara ketat, hanya seribu orang saja. Namun ternyata, masyarakat sangat antusias hingga mencapai lima ribu orang. Untuk itu, pelaksanaan LTF tahun ini diadakan lebih besar agar bisa memberikan kesempatan kepada masyarakat lebih banyak lagi.

“Syarat dari kami kepada masyarakat yang mau datang, yang terpenting sudah divaksinasi minimal dua kali. Setelah itu, tetap ikuti peraturan yang berlaku selama acara berlangsung. Kami berkaca pada pelaksanaan tahun lalu ketika antusiasme masyarakat sangat besar. Jadi, tahun ini kami berharap pengunjung yang datang lebih banyak lagi. Kami juga menambah waktu pelaksanaan, dari dua hari menjadi 3 hari,” ujar Audi.

Pelaksanaan LTF diharapkan bisa menjadi wadah untuk mempromosikan Likupang agar semakin dikenal. Dampaknya dapat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal dan menyebarluaskan tentang keunikan pariwisata di Likupang, seperti potensi wisata bahari dengan taman laut dan budaya lokal yang unik. 

Baca juga:   Si Jago Merah Beraksi di Matungkas

“Kami sangat optimistis bahwa kegiatan ini akan sukses. Kegiatan ini bisa sukses. Rencananya, tahun depan LTF ingin masuk ke dalam kegiatan internasional. Saat ini, kami sedang menganalisis potensi kegiatan dengan melibatkan peserta dari luar negeri dalam bentuk lomba yacht. Kami harapkan tahun depan LTF dilakukan dengan lebih besar lagi dan menjadi kegiatan internasional,” kata Audi. 

Likupang Tourism Festival 2022 mengundang pihak dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian PUPR, dan Kementerian Perhubungan. Kehadiran kementerian ini untuk membahas pengembangan pariwisata di Likupang sebagai satu dari Lima Destinasi Super Prioritas.(Kemenparekraf/*/Ria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.