196 views

Proyek Japro Dana PEN, Pella: Semuanya Sudah Dikenakan Denda Keterlambatan

oleh -196 views
Kadis Pertanian Sangihe Gofriet F Pella.

TAHUNA – Sekira 13 paket pekerjaan proyek Jalan Produksi (Japro) yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dipastikan sudah mengalami keterlambatan penyelesaian. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Sangihe Gofriet F Pella kepada awak media, Kamis (16/06/2022).

Meski demikian Pella menyebutkan, dari 13 paket proyek Japro tersebut saat ini sudah 7 paket yang selesai 100 %, 4 paket fisiknya mencapai 95%, sedangkan 2 paket lainnya fisiknya mencapai 60%. “Dua paket yang fisiknya baru 60% tersebut masing-masing berada di Kampung Dagho Kecamatan Tamako dan Kampung Tariang Lama di Kecamatan Kendahe”, ungkap Pella.

Lebih lanjut Pella menyatakan bahwa secara keseluruhan 13 paket Japro tersebut sudah mengalami keterlambatan sehingga pihak ketiga pengelola pekerjaan tersebut menerima konsekuensi denda keterlambatan penyelesaian proyek sesuai dengan masa kerja dalam tender.

“Untuk pemberlakuan denda sesuai dengan aturan yang adalah 1/1000/hari dari nilai sisa fisik pekerjaan”, jelasnya kembali.

Baca juga:   Sangihe Kecipratan 211 Unit BSPS Dan BRS, Terobosan Briliant Perkim Ditengah Pandemi Covid 19

Meski ada sekitar 2 paket yang capaian fisiknya masih dalam angka 60%, Pella optimis bahwa akhir Juli 2022 ini dua paket Japro tersebut akan tuntas.

“Akhir Juni 2022, 4 paket yang persentasenya 95% tuntas. Sedangkan yang fisiknya masih 60% dipastkan tuntas pada akhir Juli 2022” imbuhnya.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.