39 views

Target Cetak Kader Militan, DPD PDIP Sulawesi Utara Prakarsai Pendidikan Kader Pratama 

oleh -39 views
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Steven OE Kandouw memberikan arahan kepada peserta Pendidikan Kader Pratama Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.

MINAHASA-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan bertekad mencetak kader militan berideologi perjuangan.

Hal tersebut diprakarsai DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara melalui kegiatan Pendidikan Kader Pratama.

 
Wakil Ketua DPD Bidang Pemenangan Pemilu Drs Steven OE Kandouw mengatakan, pendidikan kader ini bertujuan supaya para peserta bisa memahami ideologi, memahami aturan partai, bahkan memahami bagaimana menyelesaikan masalah dalam internal partai.


“Termasuk memahami bagaimana program perjuangan partai benar-benar bisa diimplementasikan di dalam lingkungan bermasyarakat,” ujar Steven Kandouw saat membuka kegiatan Pendidikan Kader Pratama bagi DPC PDIP Minahasa dan DPC PDIP Tomohon yang dilaksanakan Kamis-Jumat (19-20/05/2022) di Tondano. 


Lanjut Steven Kandouw, DPD PDI Perjuangan Sulut menargetkan mencetak ribuan kader yang bersertifikasi Pratama.
“Partai kita adalah partai yang inklusif yang terbuka untuk umum. Tetapi harus melalui tahapan pengkaderan,” ujar Steven Kandouw. 


Ke depan, salah satu syarat rekrutmen dalam 3 pilar partai baik di struktur, eksekutif, dan legislatif, lanjutnya, akan diprioritaskan yang telah bersertifikasi kader.

Baca juga:   PKB Manado Buka Pendaftaran Bakal Calon Legislatif Periode 2019-2024


Diketahui, kegiatan Gelombang Pertama lingkup Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon tersebut diikuti oleh 120 peserta. Terdiri dari unsur struktur Partai, anggota DPRD, serta Badan dan Sayap Partai.


Para peserta selanjutnya mendapatkan materi kelas dari Sekretaris DPD Partai Franky D Wongkar, Badiklatda Sulut, Badiklat Pusat, Kuliah Umum dari Ketua DPP Dr Ahmad Basarah, Wakil Ketua DPD Vonny Paat, juga unsur eksternal partai.

(vhp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.