Dirut RSUP Kandou Ingatkan Masyarakat Waspadai Virus BA.2 Mutasi Varian Omicron 

oleh -13 views

MANADO-Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD mengingatkan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara dan sekitarnya agar mewaspadai beredarnya Sub-Varian Omicron BA.2. 


Dirut Panelewen tak menampik, sempat terdeteksi saat pemeriksaan sampel milik sejumlah pasien yang dirawat di RSUP Prof Kandou. 


Diketahui, subvarian virus BA.2 dari mutasi varian Omicron tidak hanya menyebar lebih cepat daripada varian lainnya. Varian ini juga dapat menyebabkan infeksi dengan gejala serius, seperti sebelumnya termasuk varian Delta.


Temuan terkait gejala serius disebabkan virus BA.2 merupakan penelitian terbaru dari eksperimen laboratorium Jepang. Menunjukkan BA.2 memiliki gejala yang menyebabkan penyakit serius.


Sub varian BA.2 yang disebut ‘Omicron Siluman’ bisa menembus imun seseorang yang sudah dapat vaksin Covid-19. Namun ahli mengklaim suntikkan booster bisa menghindari gejala serius sekitar 74 persen.


BA.2 juga resisten terhadap beberapa pengobatan termasuk sotrovimab, antibodi monoklonal yang saat ini digunakan untuk melawan Omicron.

Baca juga:   Pola Penyakit Berubah, Germas Solusinya


BA.2 dianggap sangat bermutasi dibandingkan dengan virus penyebab Covid-19 asli yang muncul di Wuhan, China. Varian itu juga memiliki lusinan perubahan gen yang berbeda dari strain Omicron asli.


Itu membuat BA.2 berbeda dari varian virus terbaru seperti varian Alpha, Beta, Gamma dan Delta.

Berdasarkan data dari seluruh negara, tingkat keparahan subvarian BA.2 sekira 30 hingga 50 persen lebih menular daripada Omicron. Varian itu telah terdeteksi di 74 negara dan 47 negara bagian AS.


Setidaknya ada 10 negara yang juga sudah mendeteksi varian ini, di antaranya Bangladesh, Brunei, Cina, Denmark, Guam, India, Montenegro, Nepal, Pakistan dan Filipina.


(vhp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.