Nelayan Sebut Bahaya Berlabuh di PPS Bitung, Ternyata Ini Penyebabnya!

oleh -33 views
Kebakaran kapal di Pelabuhan Nusantara Samudera Bitung
Kebakaran kapal di Pelabuhan Nusantara Samudera Bitung (Humas)

BITUNG – Sejumlah nelayan dan pemilik kapal ikan di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara saat ini terus dilanda kekhawatiran.

Pasalnya mereka merasa khawatir keamanan kapal saat berlabuh di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung.

Sebab meski terlihat layak, namun keamanan kapal di PPS Bitung tak sepenuhnya aman, dimana dermaga labuh PPS ternyata tak memiliki hidran.

Seperti yang diungkapkan salah satu pemilik kapal berinisial NM. Ia menyayangkan karena ketiadaan hidran di dermaga PPS menyebabkan dirinya merugi hingga miliaran rupiah, dimana kapal miliknya turut terbakar dalam insiden kebakaran kapal di PPS yang terjadi 31 Januari silam.

“Dan ini menurut saya adalah kelalaian PPS, sebab apa guna nelayan membayar retribusi tambat labuh, jika keamanan kapal tidak terjamin,” tegasnya.

Apalagi lanjut dia, kapal kayu miliknya tidak bisa tercover asuransi sehingga ketika terjadi insiden seperti lalu, maka ia harus rugi hingga miliaran rupiah.

Baca juga:   Karna Rebutan Cowok, Lima Siswi SMP di Bitung Berantem Hingga Diciduk Satpol-PP

“Untuk itu kami mendesak Kepala PPS agar dapat menindak lanjuti aspirasi nelayan untuk memasang hidran di dermaga labuh, agar ketika terjadi kebakaran dapat melakukan pemadaman dengan cepat supaya api tidak menyebar dan membakar kapal-kapal yang berlabuh yang tentunya merugikan nelayan,” tegasnya

Sementara Ady Kepala PPS Bitung melalui Humas Erik saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya akan melakukan perbaikan sarana dan prasarana kedepan.

“Kami berterimakasih adanya masukan-masukan ini dan akan menjadi atensi kami untuk terus memperbaiki pelayanan di PPS,” jelasnya.

Ia pun mengatakan, PPS akan mengusulkan pembuatan hidran tersebut ke pusat dan menunggu persetujuan anggaran.

“Jika sudah disetujui maka, jelas akan segera kami bangun,” tandasnya. (DRP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.