4 Hari Hilang di Pantai Madidir, Jenazah Bocah Tujuh Bulan Ditemukan di Likupang

oleh -15 views
Jenazah Ilham yang ditemukan mengambang di perairan Likupang Timur Sabtu (12/3/2022) (ist)

MINUT – Setelah 4 hari menghilang, pasca kecelakaan di Pantai Madidir, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, jenazah Ilham Tampilang bocah berusia tujuh bulan ditemukan Sabtu (12/3/2022).

Ilham ditemukan mengambang dalam keadaan tak bernyawa mengambang disekitar perairan Likupang Timur.

Hal tersebut turut dibenarkan oleh Kepala BPBD Bitung Fivy Kadeke saat dikonfirmasi sulutaktual.com pada Sabtu (12/3/2022) malam.

Ia mengatakan berdasarkan ciri-ciri pakaian dan identifikasi jenazah bayi tersebut benar merupakan Ilham Tampilang yang sempat dinyatakan hilang 4 hari lalu di Pantai Madidir.

“Saat ini jenazah sudah dalam perjalanan untuk diantar pada keluarga di Lembeh,” singkatnya.

Sebelumnya diberitakan Perahu jenis Pakura tenggelam di di laut sekitar pantai Madidir Kelurahan Madidir Unet, Kota Bitung, Selasa (8/3/2022)

seorang bocah berusia tiga tahun meninggal, dan seorang bayi 7 bulan hilang dan hingga kini belum ditemukan, Sementara dua orang lainnya selamat saat kejadian tersebut.

Baca juga:   Dugaan Bisnis PCR, Erick Thohir dan Luhut Resmi Dilaporkan Ke KPK

Berdasarkan informasi, kejadian ini dialami keluarga Tampilang-Manoarfa, Mereka bertolak dari pantai Dodik, Kecamatan Girian dan akan menuju Kelurahan Kareko di pulau Lembeh sekitar pukul 15.00 Wita.

Seorang bocah yang dikabarkan meninggal dunia yakni Muhamad Rehan Tampilang usia tuga tahun sedangkan bayi Tujuh bulan yang hilang yakni Ihham Akbar Tampilang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bitung, Fivy Kadeke mengatakan, proses pencarian terhadap korban yang hilang masih di lakukan.

“Satu diantara dua bocah tersebut, hingga saat ini belum di temukan,” ujar Fivy, Selasa (8/3/2022)

Sementara, Humas Basarnas Manado, Fery Ariyanto, menyebutkan bahwa laporan kecelakaan diterima pada pukul 18.55 WITA, dan langsung direspon dengan mengirimkan tim untuk melakukan pencarian.

Namun, hingga tengah malam, korban belum berhasil ditemukan dan disepakati akan dilanjutkan Rabu (9/3)

“Pencarian yang dilakukan Selasa (8/3) kemarin dihentikan karena telah pukul 22.30 WITA. Setelah dilakukan evaluasi, pencarian dilanjutkan pada jam 7 pagi ini.” pungkasnya, Rabu (9/3/2022). (DRP)

Baca juga:   Pilhut Warukapas Maladministrasi. Perbup Diabaikan, Pengumuman Bakal Calon Diwarnai Adu Mulut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.