Camat Manganitu Lebih Peduli, Pimpin Masyarakat Bersihkan Material Longsor Jalan Nasional Manganitu-Tamako

oleh -6 views
Camat Manganitu Julian Pesik (kaos biru memakai topi coklat) bersama masyarakat membersihkan material longsor di jalan Nasional Manganitu-Tamako.

TAHUNA -Sikap pimpinan Wilayah Kecamatan Manganitu dalam hal ini Camat Julian Pesik wajib menjadi teladan bagi pemimpin lainnya. Di tengah kesibukan sebagai pimpinan Pemerintahan, Rabu (09/03/2022) Pesik turun langsung memimpin masyarakat di 2 Kampung untuk melakukan pembersihan jalan Nasional dari material longsor.
Berbaur langsung dengan masyarakat tanpa memandang latar belakang, Pesik berjibaku dengan lumpur untuk menghindari pengguna jalan nasional dari ancaman kecelakaan.

“Salut dengan Camat yang benar-benar peduli dengan masyarakat Manganitu khususnya dan masyarakat Sangihe umumnya dalam keselamatan sebagai pengguna jalan. Camat datang pun bukan hanya main perintah tapi turun tangan langsung membersihkan lumpur longsor”, jelas Ernes Mandik salah satu warga Kampung Karatung II yang saat itu juga turut dalam kerja bhakti pembersihan jalan.

Disisi lain, Pesik ketika ditemui menyatakan bagi dirinya terlintas yang utama adalah keselamatan pengguna jalan yang ada di wilayahnya.

Baca juga:   Sebut Dana Genset Tertata Di RAB, Pjs Kapitalaung Kahakitang Bela Diri

“Saya hadir demi keselamatan pengguna jalan, apalagi kondisi jalan nasional yang terjadi longsor ada dalam wilayah pemerintahan saya”, singkat Pesik sambil menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dan masyarakat Kampung Pinabetengan, Kampung Karatung II dan masyarakat serta aparat Kampung lainnya.

Sementara itu, Ketua Tim Investigasi Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN RI) Darwis Plontos Saselah angkat bicara dan sangat menyesalkan sikap Badan Jalan Nasional di Sangihe yang tidak peduli dan tutup mata terhadap tanggungjawab keberadaan jalan Nasional di Sangihe pasca bencana.

“Nyatanya disini justru Camat Manganitu Julian Pesik yang lebih peduli ketimbang Badan Jalan Nasional di Sangihe. Harusnya Badan Jalan Nasional yang memiliki wewenang terhadap tanggungjawab pembersihan jalan Nasional dari material longsor bukan sebaliknya justru tutup mata”, jelas Saselah.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.