Tikam Korban 17 Kali, 4 Pelaku Berhasil Ditangkap Tim Opsnal Polresta Manado

oleh -29 views

MANADO – Empat pelaku penikaman terhadap korban sebanyak 17 kali disamping rumah makan Saroja Kelurahan Lawangirung, samping Bank BRI Sarapung, kelurahan wenang utara, Kecamatan Wenang, pada Sabtu 26 Februari 2022, berhasil ditangkap Tim Gabungan Polresta Manado.

Keempat pelaku yang berhasil ditangkap yakni, pria inisial HP alias Hayden (15), Warga Kelurahan Mahakeret Barat, Lingkungan lll, Kecamatan Wenang. Pria inisial KP alias Kiel (14), Warga Kelurahan Mahakeret Barat Lingkungan lll, Kecamatan Wenang.

Pelaku lainnya, pria inisial EG alias Exso (14), Warga Kelurahan Mahakeret, Lingkungan Satu, Kecamatan Wenang, dan pria inisial BH alias Bert (14), Warga Kelurahan Sario Tumpaan, Lingkungan lll, Kecamatan Sario.

Dipimpin Kanit Resmob IPDA Heraldy Yudhantara dan Kasubnit I Pidana Umum Aipda Deny Roinwowan, Para pelaku diamankan pada, Selasa (1/3) sekitar Pukul 03.30 Wita di tempat persembunyian mereka masing masing.

Berdasarkan informasi yang diperoleh berdasarkan data laporan pihak kepolisian, tim menerima laporan dari korban Wisnanto Salalu warga asal Desa Duini Pinogaluman dan Muhammad Nang, (17) warga Kelurahan Tuminting.

Baca juga:   Pria Bersajam di Warembungan Diamankan Tim Gabungan

Sesuai hasil penyelidikan mendalam dan informasi akurat, tim tersebut kemudian mendapat informasi tentang keberadaan para pelaku sedang berada di wilayah Teling tepatnya di Lingkungan III Kelurahan Mahakeret Barat.

Setelah mendapat informasi tersebut tim gabungan Polresta Manado langsung bergerak mengamankan lelaki Hayden alias HP, sementara kawan-kawannya melarikan diri dan dalam pengejaran.

Tim kemudian berhasil menangkap Kiel dan Exso di wilayah yang sama. Selain berhasil menangkap para pelaku, Tim Resmob dan Opsnal juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau jenis badik.

“Pelaku Hp alias Hayden dan kawan-kawan murni melakukan penganiayaan karena sudah mengkonsumsi minuman keras,” ungkap Kanit Resmob Polresta Manado IPDA Heraldy Yudhantara.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait melalui Kasi Humas IPTU Sumardi menegaskan, saat ini para pelaku HP alias Hayden masih dalam proses hukum pidana 338 KUHP yang ditangani oleh penyidik Polresta Manado yang terjadi tahun lalu.

Baca juga:   Malalayang Dua Tergenang Air Akibat Hujan Deras yang Mengguyur Manado

Diketahui sebelumnya sesuai hasil penyelidikan pihak Kepolisian, peristiwa ini bermula pada tanggal 26 Februari 2022 sekitar pukul 03.30 Wita lalu.

Dimana pada saat itu korban Wisnanto Salalu bersama rekannya Yoko Alvian pulang kerja dan saat itu sedang membonceng temannya.

Dalam perjalanan pulang tepatnya di samping rumah makan Saroja korban dihadang beberapa pelaku dengan menggunakan sepeda motor.

Korban kemudian dihadang dan tanpa basa-basi langsung ditikam tepat di bagian lengan tangan sebelah kiri.

Merasa nyawanya terancam, korban bersama tema nya kemudian langsung melarikan diri.

Tidak puas, pelaku HP alias Hayden dan kawan-kawannya kemudian mengejar satu diantara korban lainnya yang pada saat itu berlari menuju ke arah Bank BRI Sarapung.

Pelaku yang mengira teman korban sudah bersama-sama dengan sepeda motor yang saat itu berpapasan dengan terduga di jalan sarapung samping BRI.

Sebab sepeda motor tersebut dikendarai saat itu oleh korban lelaki Muhamad Nang.

Baca juga:   Ini Sosok Dibalik Viralnya Video Syur Mirip Nagita Slavina

Kemudian saat berpapasan dengan pelaku Hayden dan teman-temannya langsung mencabut pisau dan menikam tubuh korban sebanyak 17 kali.

Usai melakukan penikaman HP alias Hayden dan kawan-kawannya langsung meninggalkan lokasi kejadian.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.