BREAKING NEWS : Ini Penyebab TPP ASN Bitung Belum Cair!

oleh -49 views
Ilustrasi TPP ASN

BITUNG – Belum diterimanya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sejak bulan Januari hingga saat ini membuat imun sejumlah ASN di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara menurun.

Dalam pengakuan para ASN, mereka mulai tak bergairah dalam bekerja, sebab TPP adalah sumber penghasilan utama.

“Sebab sudah bukan rahasia umum bahwa gaji ASN itu sudah digadaikan di bank. Bahkan saya yakin sekitar 80 persen pegawai di Bitung gajinya itu sudah digadaikan, sehingga TPP adalah sumber penghasilan utama dan jika tertunda maka jelas sangat berdampak pada kesejahteraan ASN,” ujar salah satu pegawai yang meminta namanya dirahasiakan.

Ia mengatakan dengan tertundanya TPP jelas menurunkan semangat, bahkan harus berhutang kiri kanan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Lantas Kenapa TPP Bisa Tertunda? Simak menjelasannya guys!

Menurut Kepala BPKAD Bitung, Frangky Sondakh, Selasa (1/3/2022) ternyata penyebab tertundanya TPP karena masih menunggu adanya rekomendasi kementerian keuangan dan pesetujuan menteri dalam negeri.

Baca juga:   Bhabinkamtibmas Polsek Matuari Bina 8 Anak Kedapatan Ngelem

“Sebab proses pencairan TPP mengacu pada PP No 12 tahun 2019 pasal 58 ayat 4, dimana pemberian TPP bagi para ASN harus mendapat persetujuan dari menteri dulu sebelum dicairan,” jelasnya.

Hal ini lanjut dia yang menyebabkan terlambatnya pembayaran TPP dan tak hanya berlaku di Bitung namun seluruh Indonesia.

“Khusus di Bitung, prosesnya sudah sampai pada tahap validasi, jadi tinggal menunggu rekomendasi dari kementerian keuangan serta persetujuan menteri dalam negeri,” tandasnya.

Sementara Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri meminta seluruh KPD untuk menjelaskan kepada seluruh ASN yang ada di OPD masing–masing terkait prosedur dari TPP ini.

“Kepada seluruh KPD harus menjelaskan pada ASN yang ada di OPd masing–masing terkait prosedur ini dan BPKAD membuat edaran terkait TPP yang di tanda tangani oleh sekda,” jelasnya dalam keterangan yang diterima Selasa (1/3/2022). (DRP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.