Suami Briptu Christy Buka Suara Soal Istrinya, Reynaldy: Dari Kecil Sudah Broken Home

oleh -79 views
Briptu Reynaldy dan Briptu Christy
Briptu Reynaldy dan Briptu Christy (Istimewa)

MANADO – Polwan Manado, Briptu Christy, yang mendadak hilang kini berstatus desersi dan sedang diburu Polda Sulut.

Suami Briptu Christy, Briptu Reynaldy Kamae pun buka suara soal kasus sang istri.

Dia mengungkapkan, istrinya tidak biasa terlalu tertekan, Pasalnya, sejak kecil polwan cantik itu hidup dengan keluarga yang tidak utuh atau tidak lengkap.

“Dia orangnya tidak bisa terlalu tertekan, karena memang basicnya dari kecil dia sudah broken home, jadi mentalnya beda dengan orang lain,” ungkap Reynaldy, Selasa (8/2/2022)

Renaldy mengaku, tidak mau terlalu menekan istrinya karena orangnya nekat, sehingga dia memilih tidak melarang istrinya pergi karena tidak mau terjadi hal-hal yang aneh.

“Dia pergi juga itu saya tidak tahu, hanya lewat WA diberitahu kalau dia mau pergi,” pungkasnya. melansir okezone.com

Polisi yang bertugas di Polres Minahasa itu juga mengaku tidak tahu keberadaan istrinya sampai sekarang.

Baca juga:   Penculikan Anak di Manado Viral di Medsos, Begini Tanggapan Polisi

Istrinya itu hanya memberi tahu akan ke rumah temannya tanpa memberi tahu lokasi mau pun alamatnya.

Informasi terakhir dia berada di Kendari. Polda Sulut telah membentuk tim gabungan untuk mencari keberadaan wanita cantik dengan rambut hitam lurus itu.

“Polda Sulut telah membentuk Tim Gabungan dari Propam yang akan melakukan pencarian keberadaan yang bersangkutan. Informasi terakhir, diduga yang bersangkutan berada di daerah Kendari, Sulawesi Tenggara,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Polwan cantik dengan tinggi badan 170 cm dengan berat 65 kg itu kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolresta Manado, Kombes Pol Julianto P Sirait mengeluarkan surat DPO No. DPO/01/I/HUK.11.1/2022/Provos, tertanggal 31 Januari 2022 disebabkan melanggar Pasal 14 ayat 1 A PP No. 1/2003 karena meninggalkan tugas sejak 15 November 2021 hingga tanggal dibuat DPO secara berturut-turut tanpa keterangan yang sah.

Baca juga:   Cabuli Bocah 7 Tahun, Pria Asal Manado Diamankan Polisi

Kalau pun yang bersangkutan tidak kembali ke kesatuan, baik saat dicari maupun tidak dicari oleh Tim Gabungan Propam, tetap yang bersangkutan dapat dilakukan sidang secara inabsentia.

“Yang bersangkutan dapat dijatuhkan putusan sidang sampai kepada hukuman PTDH dari dinas Kepolisian,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.