SMA N 1 Bitung Siap Sukseskan Program Serbuan Vaksinasi

oleh -12 views
Kepala SMA N 1, Syane Buisang

BITUNG – Melandainya kasus Covid-19 di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara tak menyurutkan kewaspadaan masyarakat.

Sebab meski jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bitung semakin menurun, namun pandemi masih tetap menjadi ancaman.

Untuk itu, SMA N 1 Bitung siap mensukseskan berbagai skema penanggulangan Covid-19 yang digagas pemerintah, termasuk mensukseskan program serbuan vaksinasi di Bitung.

Hal tersebut diungkapkan Kepala SMA N 1 Bitung, Syane Buisang saat diwawancarai Jumat (4/2/2022) siang.

Ia mengatakan dalam mendukung program serbuan vaksinasi tersebut rencanannya seluruh guru dan pegawai sekolah akan melakukan vaksinasi booster pada pekan depan.

“Total di SMA N 1 ada 73 guru dan pegawai, dan seluruhnya sudah 100 persen divaksin tahap kedua, sehingga rencananya pekan depan kami akan melakukan vaksinasi booster untuk mendukung program vaksinasi nasional,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Syane juga mengatakan selain mensukseskan program vaksinasi nasional, pihaknya juga sangat ketat menerapkan protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka terbatas yang telah dilaksanakan sejak 10 Januari hingga saat ini.

Baca juga:   Penanganan Kasus Dugaan Pungli di Bitung Menggantung, Sidak di Disdukcapil Settingan?

“Karena kami jelas telah melakukan skema pembelajaran sesuai dengan SKB empat menteri dimana selain membagi siswa menjadi 50-50, pelaksanaan prokes di sekolah saat PTM berlangsung sangat ketat,” beber dia.

Dimana tambahnya setiap siswa yang akan masuk wajib melakukan pengecekan dan pencatatan suhu tubuh, selain itu siswa diwajibkan memakai masker medis serta harus menggunakan aplikasi peduli lindungi sebelum masuk.

“Jika tidak memiliki handphone, maka para siswa kita wajibkan untuk membawa kartu vaksin sebagai syarat masuk,” bebernya.

Buisang menambahkan capaian vaksinasi siswa di sekolah juga telah mencapai 100 persen.

“Sebab dari 1298 siswa hanya 24 yang hingga saat ini belum divaksin karena masalah kesehatan dimana mereka memiliki penyakit asma dan epilepsi dan itu dibuktikan dengan surat keterangan dokter,” tutupnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.