Demo Tolak PT TMS di Gedung DPRD, Mahasiswa Sangihe Gagal Bertemu Anggota Dewan

oleh -13 views

SANGIHE – Sejumlah mahasiswa kembali melakukan aksi demo menolak kegiatan tambang oleh pihak PT Tambang Mas Sangihe (TMS) Selasa (18/01/22).

Namun disayangkan, aksi mahasiswa tersebut tak berjalan mulus, sebab mereka gagal menemui satu pun anggota dewan dan hanya diterima pihak sekretariat yang diwakili Kabag Persidangan Ronal Lumiu.

Para pendemo pun merasa kecewa dan memaksa agar dapat menemui pimpinan maupun anggota dewan, bahkan perwakilan demo nekat masuk ke gedung dewan untuk memeriksa disetiap ruangan apakah benar para legislator tidak berada di ruangan.

Tak hanya sampai disiti, Para pendemo terus menuntut bertemu anggota dewan meski sudah memeriksa kedalam gedung dewan, termasuk meminta sekretariat menunjukkan bukti surat tugas luar daerah anggota dewan seperti yang telah dijadikan alasan pihak sekretariat bahwa anggota dewan sedang tugas luar daerah hingga tak bisa bertemu pendemo.

“Kalau betul semua anggota dewan sedang tugas luar, kami minta pihak sekretariat menunjukkan bukti surat tugas, “ tegas mereka. dilansir dari komentar.id

Baca juga:   HH Hengkang Menangkan ODSK Golkar Sangihe Belum Move On? Ruitan : Struktur DPD II PG Sangihe Tunggu SK

Hingga pendemo membubarkan diri mereka tidak berhasil bertemu para wakil rakyat, namun pihak sekretariat sempat membuat kesepakatan dengan pendemo untuk masalah penyampaian aspirasi mahasiswa dapat difasilitasi dilain waktu lewat dialog yang pelaksanaannya akan ditetapkan setelah pendemo melayangkan surat resmi ke dewan senin pekan depan.

“Jadi kami sudah memohon maaf kepada para pendemo karena mereka tak bisa menemui anggota dewan yang saat ini sedang tugas partai keluar daerah dan tugas sebagai anggota komisi. Namun pekan depan kami akan memfasilitasi pendemo untuk berdialog setelah anggota dewan kembali dari bertugas, “ujar Kabag Persidangan DPRD Sangihe, ujar Ronal Lumiu.

Sementara itu ada tiga tuntutan yang akan disampaikan mahasiswa pada aksi demo, yakni Usir PT. TMS dari Kepulauan Sangihe dan laksanakan sesuai UU Nomor 1 tahun 2014, Cabut UU Minerba Tahun 2020 serta Cabut UU Cipta Kerja.*

Baca juga:   Ditolak Alm Helmud Hontong, Ini Sosok Dibalik Tambang Emas Sangihe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.