Warga Tatelu Tolak Eksplorasi PT. TTN di Tanah Adat, Ini Alasannya!

oleh -7 views
Aksi penolakan warga Tatelu Rabu (15/12/2021) kemarin di depan gerban PT. TTN

MINUT – Ribuan warga Desa Tatelu, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), berunjuk rasa didepan kantor perusahaan tambang PT. TTN, pada Rabu (15/12/2021) kemarin.

Demo tersebut diketahui merupakan wujud penolakan dan perlawanan warga atas rencana eksplorasi perusahaan tambang PT. TTN ditanah adat masyarakat yang menjadi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Dari informasi yang dihimpun, WPR tersebut menjadi salah satu sumber utama yang menopang pendapatan masyarakat Tatelu dan sekitarnya.

Sehingga rencana ambisius dari PT. TTN tersebut, akan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.

Charly Supit salah satu perwakilan masyarakat Tatelu, mengaku sangat kecewa dengan rencana eksplorasi PT. TTN di Wilayah Pertambangan Rakyat.

“Sebab sudah puluhan tahun banyak masyarakat menggantungkan hidup dari hasil tambang yang diambil seadanya. Jika perusahaan masuk, maka sama saja dengan merampas kesempatan warga untuk mencari nafkah,” ujarnya.

Apalagi lanjutnya eksplorasi pertambangan secara besar-besaran yang akan dilakukan perusahaan jelas akan memberi dampak negatif bagi lingkungan dan jelas dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga:   Pria Asal Tomohon Perkosa dan Aniaya Pacar Anaknya

“Sudah banyak kejadian serupa, dimana ketika perusahaam tambang masuk, jelas pemukiman yang ada dilingkar tambang akan merasakan dampaknya, mulai dari dampak pengeboman yang dilakukan hingga kesulitan mencari air bersih sebab lingkungan sekitar telah tercemar akibat eksplorasi yang dilakukan,” tegasnya.

Belum lagi lanjut dia, dampak sosial ekonomi, dimana jika eksplorasi dilanjutkan, ada berapa banyak penambang yang harus menganggur, karena lahan mereka telah dikuasai perusahaan.

“Karena jika mereka mengatakan masuknya perusahaan akan memberikan lapangan pekerjaan untuk warga, menurut saya, tidak benar, sebab banyak pekerja tambang saat ini tidak memiliki ijazah dan jelas tidak bisa diterima bekerja. Sehingga kami masyarakat secara tegas menolak adanya eksplorasi perusahaan PT. TTN di Wilayah Pertambangan Rakyat,” tandasnya. (DRP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.