Tak Hadiri Proses Mediasi, Hakim ‘Warning’ Wali Kota Manado

oleh
Tim kuasa hukum APM.

MANADO – Lanjutan proses mediasi antara Aliansi Pala Manado (APM) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Rabu (24/11/2021) kembali gagal. Pasalnya, Wali Kota Manado sebagai tergugat 1 tak menghadiri proses mediasi yang dipimpin oleh hakim mediasi Pengadilan Negeri (PN) Manado, Relly Dominggus, M. Hum, SH, MH.

Menurut salah satu kuasa hukum APM, Janes Palilingan, SH, mengatakan bahwa sebenarnya ini merupakan keputusan hakim mediasi Pengadilan Negeri (PN) Manado, saat lanjutan proses mediasi antara APM dan Pemkot Manado pada Rabu (17/11/2021) lalu, yang meminta kehadiran Wali Kota Manado, Andrei Angouw dalam proses mediasi lanjutan pada hari ini.

” Proses mediasi kembali ditunda pada Rabu 1 Desember 2021 minggu depan,  karena mereka (Pemkot Manado) tak hadiri proses mediasi lanjutan hari ini. Hakim mediasi telah berupaya untuk menghubungi lewat telepon, menanyakan alasan ketidakhadiran tergugat 1, dan ‘me-warning’ kuasa hukum tergugat 1 dan tergugat 1, agar menghadiri proses mediasi lanjutan pada minggu depan,” jelas Janes.

Baca juga:   Polisi Tangkap Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi

Lanjutnya, mereka juga diminta untuk membawa apa yang menjadi petunjuk persidangan pada 17 November 2021 lalu.

“Kami dari pihak penggugat sangat mengharapkan respon dari kuasa hukum tergugat 1 sesuai hukum acara, bagaimana untuk merespon petunjuk yang telah diputuskan hakim mediasi, antara lain dapat dilakukan komunikasi lewat zoom, ataupun resume yang telah disiapkan, yang kami juga belum bisa tahu materinya,” harapnya.

Diketahui, sejumlah eks Pala (Kepala Lingkungan) se-Kota Manado yang tergabung dalam APM (Aliansi Pala Manado), telah melayangkan gugatan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Manado atas pemberhentian mereka dari jabatan Pala per 1 Agustus 2021, dan kini gugatan tersebut telah memasuki proses mediasi.

(BEm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.