Pemkec Sulta Gelar Rakor Lintas Sektoral, Bersama Pemuka Agama dan Para Hukumtua

oleh
Camat Sulta Drs.Tonie FD Lantang.

MINSEL – Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Suluun Tareran (Sulta), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), menggelar Rakor Lintas Sektoral Anev penanganan Covid-19 dan Kesiapan Pengamanan menghadapi Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 di Wilayah Kaecamatan Sulta.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Suluun Tareran Drs.Tonie FD Lantang, Kapolsek Tareran Iptu Antoni Tumbelaka, Bhabinsa Sertu Youky Maita, Anggota DPRD Kabupaten Minsel Verke B.J Pomantow, para Hukumtua, Perangkat Desa, para Pemuka Agama diberbagai dominasi Gereja, yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Kapoya, pada (25/11/2021).

Kiri ke kanan, Kapolsek Tareran, Anggota DPRD Minsel, Camat Sulta, dan Bhabinsa.

Dalam sambutan Camat Sulta Drs.Tonie FD Lantang mengatakan bahwa Rakor ini untuk mengkoordinasikan berbagai persoalan atau isu-isu penting yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan maupun pemberdayaan masyarakat.

Selain itu tujuan Rakor terebut adalah menyangkut percepatan Vaksinasi Covid-19, yang diketahui data manual dari pihak Puskesmas Kecamatan Sulta bahwa sudah berada di 65,99%. Beliau juga mengataka bahwa saat ini sudah mulai melaksanakan Vaksinasi secara door to door.

Baca juga:   Bupati Minsel CEP, Lakukan Peletakan Batu Pertama Pengembangan Aula Waleta
Peserta Rakor.

Selanjutnya Camat Tonie juga menyampaikan bahwa pada Minggu yang akan datang sudah memasuki bulan Desember, itu berarti minggu-minggu penantian menyabut Natal sudah mlai diadakan.

“Tentu saat ini kita masih dalam Pandemi Covid-19, maka dari itu sudah pasti kegiatan Ibadah perayaan menyambut Natal sudah akan dilaksanakan, jadi saya meminta kepada pimpinan-pimpinan Gereja untuk tetap mengacu pada Protokol Kesehatan,” Ucap Tonie Lantang.

Selanjutnya didepan para Hukumtua yang ada di 9 Desa di Wilayah Kecamatan Sulta, beliau menyampaikan terkait dengan pembangunan-pembangunan yang ada di Desa yang bersumber dari APBD Kabupaten maupun Provinsi atau APBN, agar bisa dilaporkan dalam kegitan Rakor tersebut.

Terpantau selama kegiatan berlangsung, tetap mengacu pada Protokol Kesehatan Covid-19 yaitu Mencuci tangan, Menjaga jarak, serta Memakai asker.

(Andy Runtunuwu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.