Terungkap Fakta Terbaru Kasus Gantung Diri di Girian

oleh -28 views

BITUNG – Warga Bitung digemparkan dengan kasus bunuh diri yang terjadi di Kel Girian Weru Dua lingkungan II RT 005 Kecamatan Girian, Kota Bitung

Diketahui korban NA (34) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan kain sarung yang diikatkan ke plafon kayu di rumah orang tua korban.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, berikut fakta-fakta kasus gantung diri yang terjadi di Girian Weru.

Menurut saksi seorang pria K alias Kiding (35) pacar korban Menjelaskan bahwa, dia dan korban pada hari Senin 15 November 2021 sekitar pukul 20.00 Wita sedang duduk mengkonsumsi miras di depan rumahnya orang sampai pagi sekitar pukul 09.00 Wita.

“Setelah selesai Miras saya pergi tidur di rumah orang tua saya sedangkan Korban pulang di rumah yang kebetulan bersebelahan dengan rumah saya. Kemudian sekitar 12.10 saya mendapat kabar dari Muhammad Andismar bahwa NA telah gantung diri,” ujarnya

K menjelaskan dirinya sering bertengkar dengan NA karena NA setiap hari hanya mengkonsumsi Miras, ia juga menjelaskan Korban kalau sudah mabuk sering melukai dirinya dengan mengiris tangan dan badannya.

Sementara Rahmad Aditya Mitusala (25) seorang pria warga Girian Weru menjelaskan memang pada Senin (15/11/2021) sekitar 22.00 Wita Rahmad bergabung pesta Miras dengan korban bersama pacarnya sampai pagi.

Ia menjelaskan bahwa Korban sudah sangat kecanduan dengan Alkohol dan sering bertengkar dengan pacar korban, ia juga menjelaskan bahwa korban kalau sudah miras sering mengiris tangan dan badannya sendiri.

Pihak Polsek Matuari yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Matuari Kompol Andri Permana SIK, turun lokasi dan mengamankan TKP.

Kompol Andri Permana menjelaskan bahwa Kasus tersebut murni gantung diri karena pada saat tim Inafis melakukan olah TKP tidak di temukan tanda – tanda kekerasan ditubuh korban, Korban sudah sangat ketergantungan dengan Alkohol dan sering melukai dirinya sendiri dengan cara mengiris tangan dan badannya sendiri.

Pihak keluarha pun telah menerima kejadian tersebut dan menolak untuk di lakukan Otopsi. (GIW)

Baca juga:   Kurang Jelas! Realisasi Program 1000 Titik Wifi di Bitung Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.