Sempat Dibawa ke Bitung, Rp 37 Juta Uang Palsu Beredar di Pasar 45 Manado dan Airmadidi

oleh

BITUNG – Tersangka pengedar uang palsu berinisial SM, berhasil diamankan pihak Kepolisian Polres Minut

SM sudah membelanjakan uang palsu sebanyak Rp 37 juta, dari total 202 juta uang palsu miliknya

Foto : Babuk Uang Palsu



“Dia belanjakan di Pasar Airmadidi dan Pasar 45,” ungkap Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Minut AKP Fandi Ba’u dalam preskon di Polres Minut, pada Rabu (27/10)

Press release kasus peredaran uang palsu tersebut berlangsung di Polres Minut, Rabu (27/10).

Tim dari Bank Indonesia pun diundang pihak Polres Minut guna memberi penjelasan mengenai uang palsu.

Aksi tersangka sulit dibongkar juga cukup rapi pasalnya uang palsunya sangat mirip dengan uang asli hingga bahkan bisa tembus pasar swalayan.

Aksi SM terbongkar setelah ia menjalin hubungan sesama jenis, SM menjalin hubungan dengan seorang pria dan memberikannya uang palsu.

Setelah mengetahui uang pemberian SM adalah uang palsu, pria itu lantas langsung melapor ke Polisi.

Menerima laporan itu, Aparat Polres Minut pun langsung bergerak cepat.

“Kami langsung menelusuri dan menangkap pelaku,” ucap Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Minut AKP Fandi Ba’u.

SM awalnya berbisnis barang antik di Solo, namun ia alami kerugian. Uang puluhan juta miliknya habis.

Lalu dia bertemu dengan seseorang yang memberinya uang 200 – an juta. Uang tersebut pun dibawa SM ke Bitung.

Ia lantas menitipkan uang itu kepada seseorang.

“Uang dibungkus dengan plastik bertuliskan KPK. Tapi bukan Komisi Pemberantasan Korupsi,” ujarnya.

Ba’u mengatakan, pihaknya menyita barang bukti uang palsu sebanyak 164 juta.

Sebanyak 30 juta uang palsu sudah beredar dari total uang palsu sebesar 200 an juta.

“Kami adakan penyelidikan, penyidikan dan uji materiil, juga keterangan ahli,” ucap Fandi.

Fandi melanjutkan, Polres Minut sedang mengembangkan kasus tersebut, dan tidak tertutup akan ada tersangka baru. (GIW)

Baca juga:   Galian C Ilegal Marak di Bitung, Kelestarian Lingkungan Terancam!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.