Diduga Terlibat Pembunuhan, Bos Tambang di Bolmong Diperiksa Polda Sulut

oleh

BITUNG – Kasus tewasnya seorang warga akibat penembakan yang terjadi di area pertambangan emas PT Bulawana Daya Lestari (BDL) terus bergulir di Polda Sulut.

Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulut kali ini memeriksa Owner PT BDL Yance Tanesia, Senin (25/10)


Terlihat dari pantauan wartawan di Mapolda, Yance Tanesia, ‘dikurung’ penyidik dalam ruangan pemeriksaan selama lima jam, dan diperiksa terkait kasus dugaan pembunuhan dengan menggunakan senapan angin dan kepemilikan senjata tajam tanpa izin di lokasi PT BDL beberapa waktu lalu.

Dalam pemeriksaan, selain dalam kasus pembunuhan dengan menggunakan senapan angin, juga pemeriksaan terkait perizinan, kerja sama dan pengelolaan keamanan.

Sebelumnya dalam press conference di depan sejumlah awak media massa mengatakan, penanganan kasus tersebut menindaklanjuti adanya 2 Laporan Polisi yang diterima di Polres Bolmong pada 27 September 2021 dan juga di Polda Sulut pada 1 Oktober 2021.

“Kejadiannya di lokasi PT BDL Bolmong, pada hari Senin tanggal 27 September 2021, sekitar pukul 14.00 WITA,” ungkap Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, Senin (18/10) lalu di Mapolda Sulut, didampingi Dirreskrimum Polda Sulut Kombes Pol Gani Siahaan dan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum AKBP Benny Ansiga.(GIW)

Baca juga:   Pemerintah Disebut Gagal Hadapi Pandemi Covid-19, Apa Penyebabnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.