Internet Desa, PT Telkom, PT Trinity Dan PT Multi Media Nusantara Dipanggil Tipikor Polres Sangihe

oleh
Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Kieffer FD Malonda STrK.

TAHUNA – Pengungkapan dugaan kasus internet desa Tahun Anggaran (TA) 2019 di 101 Kampung se -Sangihe oleh Tipikor Polres Sangihe terus dimaksimalkan.

Setelah usai melakukan pemanggilan dan penyidikan kepada 101 Kapitalaung dan sejumlah Camat, kini pihak penyidik memanggil PT Telkom, PT Multi Media Nusantara dan PT Trinity selaku pihak yang menandatangani kontrak kerjasama pengadaan internet desa.

Hal ini diungkapkan Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Kieffer FD Malonda STrk kepada awak media. Menurutnya surat pemanggilan PT Telkom, PT Multi Media Nusantara dan PT Trinity telah dilayangkan.

“Benar untuk ketiga perusahaan dimaksud masing-masing PT Telkom, PT Multi Media Nusantara dan PT Trinity surat pemanggilan telah dilayangkan”, jelas Malonda.

Malonda menambahkan bahwa, pemanggilan kepada 3 perusahaan tersebut karena terkait dengan penandatanganan kontrak kerjasama pengadaan internet desa TA 2019 di Kabupaten Sangihe .

Baca juga:   Ruang Kerja Disegel Paksa Anggota DPRD, Takasihaeng Sebut Kesalahan Komunikasi

“Ketiga perusahaan tersebut dipanggil untuk dimintai keterangan dalam penyidikan karena pihak PT Telkom melalui PT Multi Media Nusantara dan PT Trinity yang menandatangani kontrak kerjasama pengadaan internet desa, di Kabupaten Sangihe yang melibatkan 101 Kampung”, jelas Malonda kembali.

Disinggung soal kelanjutan kasus ini hingga adanya penetapan tersangka, Kasat yang dikenal low profile ini mengatakan sesuai dengan perkembangan dari tim Tipikor Polres Sangihe dibawah pimpinan Ipda Rofly Saribatian SH bahwa di penghujung tahun anggaran 2021 ini akan ada gelar perkara untuk penetapan tersangka.

“Dipastikan usai perampungan pemanggilan kepada sejumlah pihak terkait pengadaan internet desa dan pengumpulan alat bukti lainnya dipastikan akan ada gelar perkara untuk penetapan tersangka. Yah mudah-mudahan di penghujung tahun 2021 ini ada penetapan tersangka”, imbuh Malonda sambil terus berharap dukungan masyarakat Sangihe dalam penuntasan kasus dugaan korupsi ini.

Baca juga:   Lahan Pembagunan RSUD Rujukan Liungkendage Diduga Bermasalah

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.