5 views

Dampak Teknologi Pendidikan Pada Belajar Mandiri Saat Pandemi COVID-19

oleh -5 views
Meri Komalig

Oleh: Meri Komalig Mahasiswa Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi, Universitas Negeri Manado

PERWUJUDAN kehidupan manusia semakin lama semakin kompleks dengan permasalahan kehidupan yang semakin kompleks pula, hal ini tidak hanya terjadi di negeri ini namun juga menjadi topik permasalahan di dunia internasional.

Virus korona sedang menjadi masalah yang melanda dunia saat ini tidak luput negara Indonesia. Virus ini menyebabkan banyak Kegiatan di berbagai bidang terhenti guna meminilisir penyebaran yang terjadi. Salah satu bidang yang berdampak akibat l virus ini yaitu bidang pendidikan.

Hal ini menyebabkan Indonesia harus aktif dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Hingga lahirlah deklarasi untuk tetap produktif dalam menghadapi pandemi COVID-19 di seluruh dunia internasional.

Deklarasi ini berkaitan erat dengan SDG, dimana deklarasi ini ada 17 hal tujuan dalam global SDG, Di antara yaitu global tanpa kelaparan, tanpa kemiskinan, kesehatan dan kesejahteraan yang baik, pendidikan yang berkualitas, kesetaraan gender, air bersih, energi bersih dan terjangkau, dan lain sebagainya.

Baca juga:   Dampak buruk penyalahgunaan teknologi pada zaman sekarang

Saat seperti ini sesuai dengan poin 4 SDG yaitu pendidikan berkualitas. Dalam keadaan kritis saat ini Indonesia saat ini masih dihadapi dengan kesulitan dan kurang teknologi pendidikan dalam menunjang pembelajaran apalagi pada saat keadaan terpuruk saat pandemi COVID-19.

Menurut Education (IEA) Indonesia kurang optimal dari pengukuran prestasi pada perbandingan pendidikan dengan peringkat 38 dari 39 negara (IEA, 2011).

Perkembangan teknologi pendidikan menjadi faktor penting dalam menyelesaikan masalah pendidikan saat pandemi COVID-19.

Teknologi pendidikan dapat memberikan kemudahan informasi serta penyampaian materi sehingga kegiatan pembelajaran yang dilakukan tidak menjadi kendala terkhusus pada saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Dengan ciri khas, antusias, dan perkembangan yang cepat saat ini serta berkaitan dengan generasi muda, di saat pandemi COVID-19 mengakibatkan teknologi pendidikan merupakan solusi aktif yang tepat dan efisien yang dapat dimanfaatkan guna Menunjang pembelajaran mandiri saat ini.

Baca juga:   Dampak Covid-19 Terhadap Pendidikan Indonesia Bagi Mahasiswa

Teknologi pendidikan menciptakan Cangkup yang luas saat belajar mandiri. Teknologi pendidikan dapat menciptakan pembelajaran tetap berjalan baik serta mendukung pemerintah sesuai dengan protokol kesehatan.

Hal ini juga sesuai dengan Arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan proses kegiatan belajar mengajar harus dilakukan melalui pembelajaran daring atau jarak jauh (Berdasarkan SE No. 4 Tahun 2020 tentang kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran COVID-19).

Dampak yang dirasakan akibat pandemi ini juga membuat pendidikan di Indonesia mulai bereksperimen dengan menciptakan beberapa teknologi pendidikan yang menunjang pembelajaran serta turut aktif mengikuti revolusi industri 4.0.

Dengan keadaan kritis ini pemerintah serta kalangan akademisi menciptakan teknologi pendidikan dengan berbagai macam model mulai berupa aplikasi website lainnya demi menciptakan keadaan efisien untuk generasi muda/millenial saat belajar mandiri.

Penggunaan teknologi pendidikan saat belajar mandiri saat ini merupakan salah satu usaha dalam pengimplementasikan media pembelajaran terbaru berbasis teknologi yang beraneka ragam serta menjadikan usaha promotif terhadap teknologi pendidikan.

Baca juga:   Peran Mahasiswa Dalam Menghadapi Krisis Ekonomi di Tengah Pandemi COVID 19

Teknologi pendidikan juga akan sangat membantu dan mudah dipahami dalam kehidupan millenial sebagai media pembelajaran inovasi yang memudahkan mereka untuk mencari berbagai macam sumber pengetahuan dengan mudah dan dapat dilakukan saat kapanpun dan dimanapun.

Hal ini menciptakan teknologi pendidikan memberikan dampak yang sangat berguna dalam meningkatkan proses belajar mandiri serta menciptakan pemikiran open minded terhadap pendidikan yang saat ini hanya melalui belajar tatap muka atau secara langsung (offline). (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.