9 views

Terpisah dari Istri dan Buah Hati, Steven Jalani Isolasi Mandiri

oleh -9 views
Steven, dengan istri dan anaknya, saat bertemu usai menjalani Isolasi Mandiri 14 hari.

MENJALANI profesi sebagai seorang jurnalis sangat rentan terpapar Covid-19. Seringnya bekerja ditempat ramai dan bertemu banyak orang, menjadikan seorang jurnalis renran terpapar virus mematikan ini. Namun, meskipun sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat bertugas, namun bisa terpapar Covid-19 dari sumber yang tak disangka-sangka.

Hal ini dikisahkan rekan jurnalis, Steven Buntuang, yang bertugas di pos liputan Pemerintah Kota Manado, saat menceritakan pengalamannya terjangkit Covid-19 kepada penulis.

“Saya kena Covid-19 bulan kemarin,”celoteh Steven lewat ponsel.

“Saya sendiri bingung, terpapar dari siapa? Padahal prokes saya sangat ketat. Bahkan sampai pakai masker dua lapis saat bertugas dan membawa handsanitizer,” kata Steven.

“Puji Tuhan anak dan istri saya tak terpapar Covid-19, padahal, kedua mertua, adik ipar, dan saya sendiri sudah terpapar Covid-19,” kata Steven memulai kisahnya.

Steven pun mulai menceritakan pengalaman dan perasaannya sewaktu terpapar Covid-19 sebulan yang lalu.

Baca juga:   Diduga Karena Menderita Sakit Menahun, Opa Yohanis Ditemukan Tewas di Kebun Saronsongen

Diceritakan Steven, hatinya begitu gundah, saat menyadari jika dirinya terpapar virus mematikan ini. Pikirannya sangat kacau, karena sudah pasti harus bepisah untuk sementara waktu dengan istri dan buah hatinya yang baru genap berusia 4 bulan. Steven tak ingin istri dan bayi 4 bulannya terjangkit Covid-19 dari dirinya. Dia pun memutuskan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah, dan terlebih dahulu memastikan anak dan istrinya diungsikan ke rumah famili dekat.

“Sangat sulit untuk melalui kondisi seperti ini. Bisa kamu bayangkan kondisi ini?, saat saya merasakan demam tinggi selama 10 hari, Batuk kering, sakit kepala, semua persendian terasa sakit, dan susah makan, karena semua yang masuk ke mulut tak ada aroma dan rasanya, ditambah lagi dengan rindu akan istri dan anak yang jauh, dan terpaksa harus menjalaninya sendiri selama 14 hari,” urai Steven, saat mengisahkan kesehariannya menjalani isolasi mandiri sejak dinyatakan terkena Covid-19.

Baca juga:   Jadi Relawan Usai Menderita Covid-19, Moris Getol Salurkan Bantuan Kemanusiaan

“Saya terjangkit dari ibu mertua, yang terpapar Covid-19 saat berbelanja di pasar tradisional. Saya tak tahu kenapa ibu mertua bisa sampai terpapar Covid-19, padahal ibu mertua juga sangat ketat menjalankan prokes, karena menyadari jika di rumah ada anak bayi 4 bulan,” kata Steven.

“Saya juga saat tugas liputan di tempat ramai, begitu ketat menjalankan prokes. Namun saat pulang ke rumah, tak ada lagi prokes, karena yakin persis keluarga di rumah sehat-sehat saja. Disitulah saya terpapar Covid-19 dari ibu mertua,” ucap Steven dengan nada penyesalan.

“Ini menjadi pengalaman berharga buat saya dan keluarga. Pastikan penerapan prokes ketat meski kita di rumah. Kebersihan diri harus jadi perhatian setiap pulang dari bepergian,” pesan Steven kepada penulis.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.