Jadi Inspirasi, Para Jurnalis Penyintas Ini Donorkan Plasma Konvalesen-nya

oleh
Jurnalis Manado, Janni Kasenda saat mendonorkan plasma konvalesen.

MANADO– Profesi jurnalis (wartawan) dalam menjalankan tugas peliputannya sehari-hari,  sangat rentan terpapar Covid-19. Hal ini disebabkan karena dalam tugas kesehariannya, jurnalis akan selalu bertemu orang banyak, sering bergerombol saat mewancarai narasumber dan banyak hal lain yang bisa jadi penyebab sehingga bisa terpapar Covid-19.

Kasus ini juga menimpa 3 orang jurnalis di Kota Manado, Janni Kasenda, Dimas Koesnan dan Fadly Fitriansyah. Ketiganya terpapar Covid-19 saat sedang bertugas. Setelah positif dinyatakan terpapar Covid-19, mereka akhirnya mengisolasikan diri secara mandiri. Dan akhirnya mereka telah dinyatakan sembuh dan terbebas dari Covid-19.

Kesembuhan mereka rupanya menjadi berkah bagi pasien COVID-19 lainnya yang kini sedang dirawat. Ketiganya sepakat untuk mendonorkan plasma konvaselennya kepada pasien COVID-19 yang sedang dirawat, dengan tujuan sebagai terapi tambahan COVID-19 untuk pasien.

Ditemui usai mendonorkan plasmanya, Jani menungkapkan maksudnya untuk mendonorkan plasma konvaselennya.

Baca juga:   Diduga Karena Menderita Sakit Menahun, Opa Yohanis Ditemukan Tewas di Kebun Saronsongen

“Iya, saya tergerak untuk membantu para penderita yang saat ini membutuhkan plasma konvalesen,” ujar Jani Kasenda yang keseharian beraktifitas sebagai wartawan pos Pemprov Sulut ini, usai berdonor di ruang Donor Darah RSUP Prof Kandou Manado, Rabu (18/8/2021) lalu.

Lanjut diceritakannya, awalnya ada kawan yang juga adalah Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada di Manado atau KAGAMA Manado yang memberitahu saya bahwa ada pasien Covid-19 yang membutuhkan plasma konvalesen.

“Saya sadari jika saya ada penyintas. Plasma saya pasti sangat dibutuhkan. Dan tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan,” ungkap Kasenda yang dikalangan wartawan akrab disapa Jakas.

Diwaktu yang berbeda, terinspirasi atas tindakan yang dilakukan Janni Kasenda dengan mendonorkan plasmanya, jurnalis TVRI, Fadly Fitriansyah dan jurnalis media online Dimas Koesnan ikut menyumbangkan plasmanya juga, Selasa (24/8/2021) lalu.

Di RSUP Prof Kandou Manado, dengan didampingi Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Pengcab Manado Taufik Tumbelaka, keduanya melakukan donor plasma konvalesen-nya.

Baca juga:   Tim SAR Gabungan Selamatkan Warga Watulambot yang Dikabarkan Hilang

Jurnalis Fadly Fitriansyah yang bergolongan darah B+ dan Dimas Koesnan yang bergolongan darah O+ nampak dengan sabar mengikuti proses test antibody dan donor plasma konvalesen. Nampak jelas Fadly dan Dimas sangat sadar bahwa ‘langkah’ mereka akan sangat membantu kesembuhan para pasien, karena hasil donor darah plasma konvalesen mereka memang akan digunakan untuk kesembuhan pasien COVID -19.

Sementara, Jurnalis Dimas Koesnan menyatakan rasa syukurnya karena dapat membantu kesembuhan para pasien COVID-19 lainnya.

“Dengan bermodalkan niat baik, saya sebagai penyintas, mendonorkan darah plasma konvalesen. Semoga ini dapat membantu proses kesembuhan pasien COVID-19,” harap Dimas.

Menariknya pada saat Fadly Fitriansyah sedang dalam proses darah plasma konvalesen rhesus B+, secara kebetulan ada seorang Ibu dari keluarga pasien COVID-19 yang membutuhkan plasma, mendatangi Fadly dan mengucapkan terima kasih.

“Saya berterima kasih atas bantuan donor ini (plasma konvalesen-red). Ini akan digunakan untuk kesembuhan Orang tua kami yang sudah berusia 78 tahun, yang sedang dirawat karena COVID-19. Nanti kalau sudah sembuh saya akan datang ke kantor Bapak pendonor,” ujar Ibu dari keluarga pasien dengan penuh haru dan mata berlinang.

Baca juga:   Kapolres Minsel Pimpin Langsung TPTKP Kasus Gantung Diri di Tumpaan

Untuk diketahui, aksi dari ketiga jurnalis penyintas ini, sangat menginspirasi komunitas jurnalis yang ada di Kota Manado,  Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Ketiganya saat bertemu usai mendonorkan plasmanya, mengajak para penyintas Covid-19 agar mau mendonorkan plasmanya demi membantu sesama manusia.

“Ayo para penyintas, kita berbagi plasma kita kepada mereka yang saat ini sedang berjuang melawan Covid-19 di tubuh mereka. Tuhan pasti akan membalas dengan berkat dan kesehatan untuk kita,” pesan mereka.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.