Tiga Kasus KIPI Serius di Manado dan Minsel, Otoritas Klaim Tak Terkait Vaksinasi Covid-19

oleh

MANADO-Komite Daerah (Komda) Penanggulangan dan Pengkajian Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Provinsi Sulawesi Utara bersama Komite Nasional (Komnas) PP KIPI, mengklaim bahwa 3 kasus KIPI serius yang dilaporkan otoritas setempat, tidak ada kaitan dengan pemberian vaksinasi covid-19.


Dalam keterangan resmi Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara, klaim Komda KIPI Sulut dan Komnas PP KIPI tersebut setelah dilakukan causality asessment terhadap ketiga kasus tersebut.


Kesimpulan kasus atas nama Ny RK (Kota Manado), bahwa pasien memiliki riwayat penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus yang merupakan risiko terjadinya stroke.


Berdasarkan hasil diskusi virtual pada 16 Juli 2021 dengan Komnas PP KIPI, KIPI yang terjadi adalah koinsiden atau tidak ada kaitan dengan pemberian vaksinasi covid-19. Penyebab kematian stroke hemoragik.


Kesimpulan kasus atas nama Tn ID (Kota Manado), bahwa pasien tetap beraktivitas seperti biasa pasca vaksinasi.


Tidak terdapat laporan dan keluhan dari pasien pasca vaksinasi sehingga tidak ada data penunjang. Berdasarkan hasil diskusi virtual pada 16 Juli 2021 dengan Komnas PP KIPI, KIPI terjadi tidak ada kaitan dengan pemberian vaksinasi Covid-19. Penyebab kematian diduga serangan jantung.

Baca juga:   RSUP Kandou Tingkatkan Kerja Wujudkan Prestasi Bangsa


Kesimpulan kasus atas nama Ny JT (Kabupaten Minahasa Selatan), data pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya infeksi bakterial yang berat disertai penurunan hemoglobin (Hb). Tidak didapatkan data kondisi kesehatan pasien sebelum vaksinasi.


Infeksi bakterial dan pucat yang terjadi tidak berkaitan dengan vaksinasi covid-19. Berdasarkan hasil diskusi virtual pada 23 Juli 2021 antara Komnas PP KIPI, Komda PP KIPI Provinsi Sulawesi Utara, Puskesmas Motoling, RS Cantia Tompaso Baru, Dinas Kesehatan Minahasa Selatan dan Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, KIPI yang terjadi adalah koinsiden atau tidak ada kaitan dengan pemberian vaksinasi covid-19). Penyebab kematian adalah Sepsis dan Anemia pasca perdarahan.


Diterangkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel MPH, KIPI adalah semua kejadian medik yang terjadi setelah imunisasi, menjadi perhatian, dan diduga berhubungan dengan imunisasi”. Sesuai tercantum dalam Permenkes nomor 12 tahun 2017.


Dalam alur penanganan KIPI hingga terbit rekomendasi, ujar Dandel, laporan ketiga kasus tersebut kemudian dilakukan investigasi oleh tim Surveilans KIPI tingkat Puskesmas dan Kabupaten/kota. Selanjutnya dilaporkan ke Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Baca juga:   Dirut RSUP Kandou Bentuk Clinical Research Unit, Akomodir Peneliti FK Unsrat


Oleh Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara telah melaporkan ke Komda PP KIPI Provinsi Sulawesi Utara melalui rapat virtual yang juga diikuti oleh tim Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Manado serta Kabupaten Minahasa Selatan.(vhp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.