Astaga! Indonesia Peringkat Empat Negara dengan Kasus Aktif Covid Terbanyak di Asia

oleh
Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia

JAKARTA – Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini di Indonesia, kian mengkhawatirkan, sebab penularan kasus terus terjadi bahkan membludak hingga saat ini.

Akibat dari lonjakan kasus itu, dari data Worldometers per 31 Juli dan 1 Agustus 2021, Indonesia sekarang menduduki posisi keempat kasus positif Covid-19 terbanyak di Asia

Dilnsir dari CNN per Sabtu (31/7) kemarin tercatat ada 3.409.658 kasus positif Covid-19 dengan tambahan 37.284 kasus.

Sementara itu total kasus kematian akibat infeksi Covid-19 berjumlah 94.119, bertambah sebanyak 1.808.

Untuk total jumlah orang yang sembuh dari virus corona sebesar 2.770.092, dengan penambahan jumlah kesembuhan sebanyak 39.372.

Namun, per Minggu (1/8), belum ada data pasti yang dicantumkan Worldometers terkait penambahan jumlah kasus virus corona, kematian, dan orang yang sembuh.

Sebelumnya, kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 41.168 pada Jumat (30/7). Dengan demikian, kini telah ada 3.372.374 kasus positif virus corona di Indonesia sejak pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo awal Maret 2020.

Baca juga:   Ada Wanita Cantik di Sidang Kasus Benih Edhy Prabowo, Eks Sespri Ini Mengaku Diberikan Mobil dan Disewakan Apartemen

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 pemerintah pusat, dari total jumlah kasus positif, sebanyak 2.730.720 di antaranya telah sembuh. Pasien yang sembuh dari infeksi Covid-19 bertambah 44.550.

Dari jumlah kasus positif juga ada 92.311 pasien yang meninggal dunia usai terinfeksi virus corona. Jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah 1.759 dari hari sebelumnya.

Kasus aktif kini ada sebanyak 549.343 atau turun 5.141 dari hari sebelumnya. Kasus aktif merupakan jumlah pasien yang masih terinfeksi virus corona. Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 252.184

Pemerintah pusat dan daerah masih terus berupaya untuk menanggulangi pandemi virus corona di tanah air. Berbagai kebijakan telah diterapkan selama virus corona mewabah di Indonesia sejak 2020 lalu.

Penerapan PPKM dilakukan sesuai level. Daerah dengan tingkat penularan virus corona paling tinggi menerapkan PPKM Level 4.

Kemudian daerah lain ada yang menerapkan PPKM Level 3, 2 dan 1 sesuai dengan tingkat penyebaran di wilayah masing-masing. (GIW/CNN)

Baca juga:   KPK Geledah Kantor Salah Satu Eselon 1 Menteri Susi, Ada Apa?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.