4 Paket Pekerjaan Swakelola, Pella: Tepat di tengah Pandemi Tingkatkan Incomen Masyarakat

oleh
Kepala Dinas Pertanian Daerah Sangihe Golfriet F Pella ketika memimpin rapat dengan kelompok tani dalam persiapan pelaksanaan 4 paket pekerjaan swakelola padat karya tahun anggaran 2021.

TAHUNA -Di tengah pandemi Covid 19 yang masih terus terjadi, Dinas Pertanian Daerah Sangihe mengucurkan 4 paket pekerjaan secara swakelola padat karya. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Daerah Sangihe Golfriet F Pella, Senin (26/07/2021) kepada awak media.

Menurutnya 4 paket pekerjaan fisik swakelola ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2021.

“Dimana ada Bidang yang menangani masing-masing Bidang Holtikutura dengan dua pekerjaan yaitu pembangunan irigasi tanah dalam untuk wilayah kesulitan air. Yaitu di Kelurahan Pananekeng dan Kelurahan Angges Kecamatan Tahuna Barat dengan nominal anggaran Rp 263 juta/paket”, ujar Pella.

Sedangkan Bidang kedua yaitu Bidang Perkebunan dengan pekerjaan pembangunan jalan produksi di Kelurahan Angges Kecamatan Tahuna Barat dengan anggaran Rp 285 juta dan paket pekerjaan pembangunan jalan usaha tani di Kampung Karatung I Kecamatan Manganitu dengan anggaran Rp 190 juta.

“Pelaksanaan pekerjaan keempat program tersebut dikerjakan secara swakelola padat karya baik oleh anggota kelompok tani maupun masyarakat lainnya dengan jangka waktu pekerjaan 5 bulan kalender. Swakelola padat karya ini dinilai sangat tepat dilaksanakan ditengah pandemi Covid 19 saat ini. Dimana masyarakat akan mendapatkan income pendapatan”, jelasnya kembali.

Baca juga:   Ketambahan 2 Positif, Sangihe Koleksi 39 Pasien Covid 19

Untuk saat ini lanjut Pella, Dinas Pertanian selaku fasilitator telah menggelar rapat kedua, dimana pada saat ini persiapan pekerjaan harus sudah dilakukan sebab anggaran senilai 25 persen dari masing-masing paket pekerjaan sudah berada di rekening kelompok.

“Tahap pertama pencairan rekening senilai 25 persen dari pagu anggaran sudah berada di rekening kelompok dan sudah harus segera dimulai fisiknya. Pencairan tahap kedua sebesar 45 persen nanti akan bisa dikucurkan ke rekening kelompok lagi jika fisik pekerjaan sudah diatas 25 persen. Dan untuk pencairan tahap ketiga sebesar 30 persen nanti bisa dicairkan ketika fisik pekerjaan sudah mencapai 75 persen”, ungkap Pella.

Pella juga menyatakan bahwa pihaknya mampu melaksanakan berbagai kegiatan ini atas suport dari Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME yang terua melakukan terobosan terhadap pembangunan di berbagai sektor, termasuk sektor pertanian. “

Baca juga:   Sampakang Minta Seriusi Kehadiran Guru di Wilayah Kepulauan

Untuk lokasi pembangunan empat paket pekerjaan tersebut berdasarkan proposal permintaan kelompok tani yang diajukan ke Dinas Pertanian Daerah dan selanjutnua mendapat Surat Keputusan (SK) dari Bupati”, imbuh Pella sambil menyatakan bahwa Bupati berkomitmen membangun Sangihe di semua bidang.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.