Cegah Penularan Covid-19, Gubernur Lukas Enembe Tutup Jalur Transportasi Keluar-Masuk Papua

oleh

PAPUA – Gubernur Lukas Enembe, segera mengeluarkan surat edaran penutupan jalur transportasi keluar- masuk Papua.

Hal itu dilakukan guna mencegah penularan Covid-19 di Papua.



Menyusul penanganan dan pencegahan kasus Covid-19 yang terus bertambah di daerahnya, Jalur masuk udara dan laut akan ditutup sementara demi pencegahan penyebaran Covid-19.

Hal ini juga dikarenakan pada September 2021, pemerintah pusat akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan PON XX dan Peparnas.


Melalui juru bicaranya, Muhammad Rifai Darus,
Lukas menyatakan akan segera menutup bandara dan pelabuhan untuk arus penumpang.

“Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepada masyarakat Papua agar dapat melakukan persiapan dan mengantisipasi Surat Edaran Gubernur yang akan datang.

Sebab direncanakan bahwa Provinsi Papua akan menutup akses keluar dan masuk, baik jalur penerbangan (udara) maupun perairan (laut),” kata Rifai, Selasa (20/7)


Penutupan direncanakan akan berlangsung selama satu bulan.

“Penutupan diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 1 Agustus-31 Agustus 2021,” ujar Rifai melalui keterangan tertulis, Selasa (20/7)

Kebijakan tersebut akan dibahas dan dimatangkan lebih lanjut pada rapat evaluasi oleh Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua pada Rabu (21/7)

Meski demikian, penutupan dikecualikan bagi aktivitas yang berhubungan dengan PON XX Papua 2021 dan Peparnas XVI Papua 2021.

Baca juga:   Sederet Profesor Asal Sulut Elaborasi Pencegahan Stunting


Gubernur Papua Lukas Enembe mengharapkan agar Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Papua dapat menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah maupun yang akan dikeluarkan oleh Pemprov Papua.

“Hal ini bertujuan untuk memperlancar persiapan penyelenggaraan PON XX Papua 2021 dan PEPARNAS XVI Papua 2021

serta lebih jauh lagi untuk menyelamatkan setiap masyarakat yang ada di Tanah Papua,” kata Rifai.


Menurut dia, Lukas Enembe menginginkan agar pelaksanaan PON dan Peparnas di Papua bisa memberi dampak maksimal bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Karenanya segala upaya untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 akan dilakukan sebelum September 2021.

“Sebagai Tuan Rumah PON XX dan PEPARNAS XVI, Papua akan terus berupaya agar opsi kehadiran penonton dapat menyemarakkan kedua pagelaran tersebut.


Untuk itu, Gubernur Papua Lukas Enembe juga berpesan kepada Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Papua agar dapat mengebut dan menambah akselerasinya dalam melakukan vaksinasi

kepada seluruh warga di Papua demi tercapainya herd immunity jelang PON XX Papua 2021 dan PEPARNAS XVI Papua 2021 yang akan diselenggarakan 73 hari lagi,” kata Rifai.(***)



Baca juga:   Pelaksanaan Vaksinasi Anak di Kantor Wali Kota Bitung Berpotensi Timbul Klaster Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.