Kumpulkan Bantuan Duka Wakil Bupati Dari Masyarakat, Warga Kecam Sejumlah Pala

oleh
Suasanan rumah duka Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong SE

TAHUNA -Kematian Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong SE masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Sangihe. Namun sangat disayangkan suasana dukacita warga kepulauan ini, justru dimanfaatkan sejumlah perangkat kampung untuk sebuah kebijakan yang memberatkan masyarakat kecil.

Buktinya di Kampung Karatung II Kecamatan Manganitu, sejumlah Kepala Lindongan (Pala) secara dor to dor ke rumah warga untuk mengumpulkan sumbangan dukacita bagi Wakil Bupati.

“Saya kaget didatangi oleh Pala untuk meminta sumbangan duka bagi Wakil Bupati”, jelas salah satu warga yang meminta namanya jangan dipublish.

Sementara itu Sekretaris Kampung Kampung Karatung II Kecamatan Manganitu Eidman Tamaka ketika dikonfirmasi menyatakan baru mengetahui informasi tersebut.

“Saya baru mengetahui, kalau soal pengumpulan santunan duka tersebut sesuai informasi yang saya dapatkan berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakatdan Desa (DPMD) Daerah Sangihe”, singkat Tamaka.

Terpisah Kepala Dinas PMD Daerah Sangihe Jeffry Gaghana ketika dikonfirmasi dengan tegas membantah arahan tersebut. Menurutnya sesuai dengan pesan WhatssApp Group PMD dan Kapitalaung se-Sangihe arahannya adalah untuk menyiapkan karangan bunga (krans) dan serta turut meriingankan beban keluarga sesuai kerelaan masing-masing, diatur setiap kecanatan dan diserahkan pada saat pemakaman almarhum.

Baca juga:   Kasus Penganiayaan Anggota DPRD, Manisnya Lakon Pembelaan AT vs Fakta Pelanggaran Hukum Di TKP (Lihat Tayangan Videonya)

“Buat seluruh Kapitalaung se-Kabupaten Kepulauan Sangihe, dalam rangka dukacita atas kepergian Wakil Bupati Alm Helmud Hontong, SE, harap selama 1 minggu sejak tgl 10 Juni 2021 memasang bendera setengah tiang termasuk kepada seluruh masyarakat di Kampung masing-masing, dan membuat karangan bunga (krans), serta turut meringankan beban keluarga sesuai dengan kerelaan masing-masing, diatur per kecamatan dan diserahkan pada saat acara pemakaman Almarhum yang nanti akan diinformasikan selanjutnya….terima kasih ….GBU”, itulah inti pesan group yang saya sampaikan jelas Gaghana.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sangihe Melanchton H Wolff ketika dikonfirmasi menyatakan dari Pemkab Sangihe sendiri tidak ada arahan tersebut.

“Pemkab tidak memberikan arahan seperti itu”, singkat Wolff yang menyesalkan hal tersebut karena tidak melalui koordinasi.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.