Tanpa Laporan ke Ketua Timpora, Deportasi Sepihak Imigrasi Tahuna Investor Asal China Disesalkan Bupati

oleh
Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME.

TAHUNA– Sikap ego sektoral dipertotonkan oleh Kantor Imigrasi Tahuna. Pasalnya, pada pekan lalu, pihak Imigrasi Tahuna mendeportasi secara sepihak Warga Negara Asing (WNA) asal Guandong China atas nama Li Dawei.

Bupati Sangihe Jabes E Gaghana sangat menyesalkan sikap sepihak yang dilakukan oleh pihak Imigrasi Tahuna tersebut.

“Saya sebagai Bupati dan juga sebagai Ketua Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Sangihe sangat menyesalkan sikap sepihak Kantor Imigrasi Tahuna. Sebab saya sebagai Ketua Tompora tidak pernah mendapat laporan dari Kantor Imigrasi sebagai bagian dari Timpora”, jelas Gaghana.

Sesuai yang saya tahu lanjut Gaghana, Mr Li Dawei tersebut adalah Investor yang rencananya akan beriventasi di Sangihe.

“Mr Li kali kedua datang di Sangihe dengan tujuan untuk investasi. Dan yang bersangkutan memiliki paspor jelas terkait keberadaanya di Indonesia khususnya Sangihe. Tapi kenapa pada saat untuk kedua kalinya datang di Sangihe justru ditangkap dan langsung di deportasi oleh pihak Kantor Imigrasi Tahuna”, jelas Gaghana.

Baca juga:   Penanganan Covid 19, 20 Ribu Masker, 13 koli Handsanitaizer Tiba di Tahuna

Meski demikian Gaghana mengakui adanya kesalahn kecil yang dilakukan Mr Li dimana pada saat datang untuk kedua kalinya di Sangihe Paspor asli pada saat itu dalam proses perpanjangan di Kantor Imigrasi Manado, dan saat datang hanya mampu menunjukan Paspor via foto di HP yang bersangkutan.

“Tapi Paspor tersebut akhirnya dikirim dari Manado ke Tahuna karena Mr Li sudah diamankan aparat Imigrasi Tahuna. Dan nyatanya Paspor tersebut masih berlaku. Tapi sangat-sangat disayangkan justru Mr Li sudah dideportasi oleh pihak Imigrasi Tahuna ke asalnya di Guandobg China”, jelasnya kembali.

Olehnya lanjut Gaghana, dirinya akan melakukan kordinasi terkait deportase sepihak WNA yang memiliki dokumen berupa paspor asli ini.

“Jelas tujuannya adalah investasi, dengan pemberlakuan pihak Imigrasi imbasnya merugikan masyarakat Sangihe. Dan hal ini tidak akan dibiarkan begitu saja tapi saya akan lakukan koordinasi”, imbuhnya sambil menyatakan masalah ini dirinya nanti mengetahui dari informasi insan pers.

Baca juga:   Peduli Palu, Donggala Dan Sigi Lagi, Pemkab Sangihe Serahkan Bantuan

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.