Warga Lakukan Aksi Penolakan Pelantikan Prades Blongko di Kantor Camat Sinonsayang

oleh -64 views

MINSEL – Bertempat di kantor Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), terjadi aksi penolakan oleh sekolompok masyarakat terkait rencana akan di laksanakan pelantikan Perangkat Desa yang baru oleh Penjabat Hukumtua Desa Blongko, pada Jumat, (21/05/2021).

Pelantikan direncakan akan dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sinonsayang bersamaan dengan Pelantikan Perangkat Desa yang baru dari Desa Boyong Pante, oleh para Hukumtua dari kedua Desa yang disaksikan oleh Camat Sinonsayang Jhony Laoh, Kapolsek Sinonsayang Ipda Jes Thanos Muaja S.Sos para toko masyarakat dan tokoh agama. 

Penolakan dari kelompok masyarakat Desa Blongko adalah mayoritas para Perangkat Desa yang rencananya akan diganti karena diduga penjabat Hukumtua Desa Blongko melakukan pergantian Perangkat Desa tapi tidak sesuai dengan regulasi atau aturan yang ada.

Mantan Hukumtua Desa Blongko Dolfie Yanis mengatakan,” sebaiknya penjabat Hukumtua membatalkan acara pelantikan ini karena menurutnya pelantikan ini cacat hukum dan tidak sesuai dengan regulasi yang ada

Baca juga:   Ucapkan Selamat Hardiknas 2020, Ini Pesan SGR untuk Para Guru dan Murid di Minut

“Sebagai mantan Hukumtua saya tahu persis kondisi sosial dan phisikologis masyarakat Blongko jadi saran saya tolong dengarkan aspirasi masyarakat ini, demi konsifutas, kerukunan,  keakraban dan persaudaraan yang Terjalin selama ini,” ujar Yanis

Lanjut Dolfie, apapun kebijakannya tentu kepentingan, ketentraman, kekerabatan sosial masyarakat di atas segalanya, jadi tolong batalkan dulu acara pelantikan ini,” tutup mantan Hukumtua Dolfie Yanis yang sangat di tokohkan dikalangan masyarakat Desa Blongko.

Camat Sinonsayang Jhony Laoh ketika ditanya masalah Pelantikan langsung menegaskan bahwa agenda Pelantikkan ini dibatalkan demi kondusifitas masyarakat, khususnya untuk Desa Blongko.

Sementara Kapolsek Sinonsayang Ipda Jes Thanos Muaya mengingatkan agar jangan melakukan perbuatan anarkis, jangan melakukan perbuatan pidana atau sesuatu yang melanggar hukum.

“Mari kita hormati dan hargai setiap perbedaan yang ada karena apabila ada yang melakukan pelanggaran hukum maka akan berhadapan dengan hukum, mari bersama kita dari semua komponen dan lapisan masyarakat kita jaga keamanan bersama,” tutup Muaja”.

Baca juga:   JPAR-AiM Hadiri Peresmian Media Center Garuda One

(Andy Runtunuwu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.