Sulut Harus Waspada Tiga Varian Virus Corona Baru, Pemerintah Diminta Jangan Lengah

oleh
Pengamat Kesehatan Sulut, dr Sunny Rumawung.

MANADO– Tiga varian baru virus corona telah masuk ke Indonesia. Tiga varian virus corona itu yakni, B.1.1.7 dari Inggris, varian mutasi ganda B.1.617 dari India dan varian B.1.351 asal Afrika Selatan. Untuk itu masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) harus lebih waspada terhadap tiga varian virus Corona yang baru ini. Pemerintah daerah pun diminta harus cepat merespon akan kejadian ini.

Hal ini dikatakan Pengamat Kesehatan Sulut, dr Sunny Rumawung, mengomentari akan kejadian ini.

“Menjelang Idhul Fitri, arus mudik bisa saja terjadi di daerah ini. Dalam penutupan perbatasan atau pelarangan arus mudik maka pemerintah daerah dan aparat keamanan harus lebih memperketat pemeriksaan-pemeriksaan di Bandara, Pelabuhan ataupun perbatasan lainnya,” kata dr Sunny.

Lanjutnya, Pemerintah Daerah jangan sampai lengah dengan situasi ini. Penutupan dan pembatadan di pintu-pintu masuk Provinsi Sulawesi Utara perlu dilakukan, karena diprediksi akan membludaknya orang yang masuk ke bumi Nyiur Melambai sebelum dan sesudah Idhul Fitri.

Baca juga:   dr Nenny Tubagus: Waspadai Tanda dan Gejala DBD

“Sulut jangan sampai kecolongan. Apalagi dikuatirkan Mutasi Virus Covid 19 B.1.617 dari India berpotensi masuk ke daerah ini. Jika kita lalai mengantisipasinya, maka nantinya akan berdampak buruk,” imbau dr Sunny yang juga Ketua Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Sulut ini.

Selain perbatasan, dr Sunny juga mengingatkan terkait pengawasan di pusat-pusat keramaian.

“Pusat keramaian seperti Mall, Pasar dan lain-lain, perlu dilakukan pengawasan yang intens dan jika perlu ada penindakan bagi masyarakat yang tidak patuh pada Protokol Kesehatan. Jangan sampai daerah yang sudah Zone Orange dan Kuning bisa menjadi Zone Merah kembali. Salam sehat cegah Corona,” tegas dr Sunny.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melalui Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian B.1.1.7 sudah dikonfirmasi sebagai varian of concern (VoC) atau perhatian khusus.

WHO menyatakan varian ini harus diwaspadai. Sebab memiliki beberapa karakteristik yang menyebabkan penularan lebih cepat.

Baca juga:   Status Naik, Rumah Sakit RW Mongisidi Ditambah Ruang Rawat VVIP

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.