Aksi Premanisme Ancam Pengunjung Tuur Maasering

oleh

TOMOHON-Aksi-aksi premanisme dialami pengunjung lokasi wisata Tuur Maasering. Mereka pun komplain kepada manajemen agar memperhatikan kenyamanan terutama keamanan pengunjung.


Diakui Ibu Ani, warga Sario, Kota Manado, peristiwa itu dialaminya saat mengunjungi Tuur Maasering pada Rabu (14/4/2021) malam bersama keluarga.


Saat menikmati pelayanan di tempat tersebut, tiba-tiba ada pria disinyalir dalam kondisi mabuk membentak-bentak karyawan di tempat itu. Bahkan mematikan paksa lampu di tempat wisata tersebut.


“Dalam kondisi panik karena suasana sudah mulai gaduh, kami pun langsung bersiap pulang. Tapi lelaki mabuk tersebut kembali membuat keonaran di tempat parkir dan mengusir kami bersama para tamu lainnya,” jelasnya kecewa.


Jujur saja, tambah Ibu Ani, mereka menyayangkan aksi-aksi premanisme masih ada dan merajalela di tempat-tempat wisata.


“Bagaimana tempat wisata akan maju jika menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung saja tidak bisa,” ketusnya sembari meminta pihak berwajib turun tangan mengatasi hal ini.

Baca juga:   JR Ajak Perangkat Daerah Kerja Enjoy dan Kooperatif, Hingar-bingar Pilkada Tomohon Sudah Berlalu

Sementara itu, Owner Tuur Maasering, Jefry Polii tak menampik adanya aksi-aksi seperti itu di tempatnya. Namun menurut Polii, aksi itu selalu terjadi di saat dirinya tak berada di lokasi.

“Tentu ini akan menjadi perhatian kami sebagai pihak manajemen untuk memberikan kenyamanan dan keamanan di tempat kami. Kami pasti melakukan upaya hukum ke oknum terkait dan akan meminta penanganan hukum ke pihak berwajib,” ungkap Polii.


Tambahnya, oknum pembuat onar tersebut memang sudah beberapa kali membuat keributan tanpa ada masalah.


“Padahal oknum tersebut sudah diberikan fasilitas penjagaan parkir yang pendapatannya sangat lumayan setiap hari,” pungkasnya.(vhp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *