Bertandang Ke Sangihe, Konjen RI-Davao Kian Matangkan Kerjasama Indonesia-Philipina

oleh
Foto bersama Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME, Konjen RI-Davao Ricky Febrian, Ketua TP PKK Sangihe Dra Hermin Ririswaty Gaghana Katamsi dan sejumlah pimpinan OPD ketika meninjau keberadaan KM Tampungan Lawo di Pelabuhan Perikanan Dagho.

TAHUNA -Konjen RI-Davao Dicky Febrian, selama dua hari berturut-turu 8-9 April 2021 bertandang ke Sangihe dalam kaitannya dengan pematangan kerjasama Indonesia-Philipina via Sangihe.

Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME menyatakan bahwa Pemkab telah melakukan usulan ini disampaikan kepada Wakil Menteri Luar Negeri pada 25 Maret 2021 yang lalu. Usulan ini direspon baik dan ditindaklanjuti dengan dibentuknya tim pengkajian usulan terobosan Pemda Sangihe sekaligus mendatangi Kabupaten Sangihe melihat kesiapan Infrastruktur pendukung.

“Benar usulan untuk kerjasama Indonesia-Fhilipina telah diusulkan ke Wakil Menteri Luar Negeri pada medio 25 Maret 201 dan telah mendapat persetujuan”, ujar Gaghana.

Perdagangan lintas batas lanjut Gaghana secara formal harus didukung Instansi-instansi terkait untuk suksesnya Agenda ini. Karena Itu Konjen Dicky Febrian bersama Pemkab Sangihe OPD terkait serta instansi vertikal yakni Kantor Imigrasi Kelas II Tahuna, Kantor Bantu Bea Cukai Tahuna, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Tahuna dan Stasiun PDSKP Tahuna melakukan pertemuan membahas persiapan Kerjasama ini.

Baca juga:   RAPBD TA 2020, OPD Penyumbang PAD Disepelekan?

“Hasil tatap muka Konjen dengan Bupati bersama instansi terkait menjadi bahan kajian, yang selanjutnya akan disampaikan Konjen ke Kementerian Luar Negeri. Kita doakan bersama agar rencana Kerjasama ini dapat terwujud, demi kemajuan dan kesejahteraan Sangihe yang kita cintai, sesuai dengan visi Daerah

“Daerah Kepulauan Sangihe, Perbatasan NKRI, Sebagai Gerbang Maritim Indonesia yang Maju, Sejahtera dan Mandiri.” Imbuh Gaghana.

Sementara itu Konjen RI-Davao Dicky Febrian mendatangi Pelabuhan Dagho melihat kondisi KM Tampungan Lawo yang diusulkan menjadi transportasi pengangkut bahan ekspor yang akan dibawa ke General Santos (Gensan) sekaligus akan memuat penumpang Sangihe-Gensan. Adanya KM Tampungan Lawo ini menjadi sebuah terobosan membawa produk dari Sangihe terutama Tuna dan produk lainya seperti hasil bumi ke Gensan Filipina.

Pada kesempatan yang sama di Pelabuhan Dagho, Konjen juga memantau aktifitas salah satu perusahaan yg melakukan persiapan pengiriman ikan ke beberapa Daerah.

Baca juga:   Sebut Dana Genset Tertata Di RAB, Pjs Kapitalaung Kahakitang Bela Diri

“Saya optimis konektifitas laut antara Tahuna ke Gensan bisa lebih cepat membuat kota Tahuna dan sekitarnya menjadi magnet untuk masyarakat lain disekitar dan di provinsi- provinsi lain menjadikan Sangihe sebagai basis untuk melakukan ekspor ke Filipina melalui Tahuna lewat Gensan atau Davao City”, singkat Febrian.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *