Dituduh Selingkuh dengan Suami Orang, Pelakor Ini Dipresekusi Istri Sah, Video Bugilnya Viral

oleh

DENPASAR – Aksi main hakim sendiri kembali menggemparkan netizen Indonesia. Pasalnya seorang perempuan yang dituduh berselingkuh dengan suami orang dipaksa telanjang lalu direkam menggunakan telepon genggam.

Video tersebut pun tersebar dan menjadi viral di media sosial. Dimana dalam video berdurasi 3 menit 18 detik itu, perekam video diduga adalah perempuan yang merupakan istri dari suami yang berselingkuh dengan perempuan yang dipersekusi itu.

Saat merekam, perempuan itu didampingi seorang pria dan perempuan yang belum diketahui identitas dan hubungannya dengan si perekam.

Foto : Ilustrasi perselingkuhan

Dengan amarah yang tak terbendung, si perekam memaksa perempuan itu membuka seluruh pakaian hingga telanjang bulat. Dia juga memaksa perempuan itu mengaku telah berhubungan intim dengan suaminya.

Berbagai perkataan kotor terus dilontarkan. Si perekam juga berusaha merampas handphone, tapi tidak diberikan. Karena ngotot, perempuan yang dipersekusi itu hanya menunjukkan aplikasi percakapan kepada si perekam.

Baca juga:   Anya Geraldine - Gisel Anastasia, Aduhai Mana?

Saat ditelusuri ternyata aksi presekusi tersebut terjadi di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali

Foto : Ilustrasi presekusi

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Paramagita, Jumat (8/4/2021), dalam keterangannya membenarkan hal tersebut

“Kasus itu kini sudah ditangani polisi. Apalagi video persekusi itu kini viral di media sosial dan masih dilakukan penyelidikan,” katanya

Ia menjelaskan, video itu diambil di toilet kuburan di Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. Kejadiannya diperkirakan sekitar awal pekan ini.

Yogie mengatakan, perempuan yang dipersekusi itu telah melapor dan dimintai keterangan. “Kita juga sudah panggil perempuan yang merekam video dan sejumlah saksi. Saat ini statusnya masih lidik,” tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Sindonews dengan judul Viral Video Persekusi di Bali, Pelakor Ditelanjangi di Toilet Kuburan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *