Sosialisasi Kerja Migran di Jepang, Gaghana: Solusi Bersama Akomodir Naker

oleh
Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME didampinggi Kadis Naker Sangihe Dokta Pangandaheng dan pihak PT JGEC selaku perusahaan yang nantinya mengakomodir Naker Migran ke Jepang.

TAHUNA – Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME, membuka pelaksanaan sosialisasi kesempatan kerja migran di Jepang. Hal ini sendiri sebagai langkah nyata dari tindak lanjut MoU Pemkab Sangihe dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang telah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan sosialisasi yang digelar di Papanuhung Santiago Tampungan Lawo, Kamis (08/04/2021) Gaghana menegaskan bahwa ini adalah solusi bersama untuk mengakomodir Tenaga Kerja (Naker).

Gaghana menyatakan untuk kesempatan kerja di Jepang, ini merupakan kondisi real yang ada pada masyarakat di Sangihe. Setiap tahun angka pengangguran mengalami peningkatan.

“Karena anak-anak yang selesai sekolah banyak yang tidak mendapatkan lapangan pekerjaan, begitu juga yang telah lulus kuliah. Jadi terkait hal, maka harus diatasi bersama,” ungkap Gaghana.

Lebih lanjut Gaghana mengatakan, kondisi ini tidak bisa disalahkan kepada anak-anak tersebut. Sebab Ini menjadi tanggung jawab bersama termasuk pemerintah.

Baca juga:   Disperindag Gencar Kampanyekan Penanganan Covid 19 di Pasar Tradisional

“Jadi kita harus mencari solusi dan peluang yang terbaik. Sekaligus memahami daerah kita sampai dimana kemampuan tenaga kerja. Karena tidak menutup kemungkinan mereka hanya bekerja di toko dan menjadi kuli bangunan. Sebab, ruang kerja sebagai formal cukup sempit persainganya, apalagi orientasinya itu PNS. Jadi ini yang harus kita cari solusinya,” imbuhnya sambil menambahkan sebagai pemerintah mencoba untuk mencari terobosan. Dimana kondisi daerah ini merupakan daerah kepulauan, dimana investasinya masih terbatas.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Daerah Kabupaten Sangihe Dokta Pangandaheng pada intinya menjelaskan, dalam rangka penyiapan anak-anak kita mulai dari proses pelatihan, dalam upaya penanggulangan masalah pengangguran, pengentasan kemiskinan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Pemerintah Daerah telah melakukan berbagai terobosan dan penjajakan peluang kerja, bagi tenaga kerja yang mendapatkan kesempatan kerja. Salah satunya adalah kesempatan bekerja di Jepang, dan pada hari Senin 29 Maret 2021 telah dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dalam hal ini langsung ditandatangani oleh bapak Bupati dengan kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), sebagai tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman tersebut, maka hari ini dilaksanakan kegiatan sosialisasi kesempatan kerja di Jepang, melalui penerimaan pekerja migran Indonesia program antara Indonesia dengan Jepang,” singkat Pangandaheng sambil menyatakan bahwa Pemkab Sangihe secara serius dan nyata terus melakukan terobosan.

Baca juga:   Gaghana Tinjau Titik Koordinat Pembangunan Energi Terbarukan Hybrid di Tamako Hingga Temui Langsung Investor di Jakarta

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh, Kapitalaung se- Sangihe, Lurah se Kecamatan Tahuna,Tahuna Timur dan Tahuna Barat serta Camat se- Sangihe.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.