Tanah Longsor dan Banjir Bandang Hantam Flores, Puluhan Warga Hilang, 10 Ditemukan Meninggal

oleh
Kondisi terkini banjir bandang di Flores

KUPANG – Banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4/2021) dini hari menyebabkan puluhan warga hilang.

Mereka diduga hilang akibat terseret derasnya arus air dan tertimbun tanah longsor. Bahkan, peristiwa bencana alam tersebut saat ini, sudah memakan korban jiwa

Foto : Kondisi terkini Flores pasca banjir bandang dan tanah longsor

Data yang dihimpun, sedikitnya ada 10 korban tewas akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut.

Mereka ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa saat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi Minggu (4/4/2021) dini hari

Foto : Lumpur yang menutupi pemukiman akibat banjir bandang dan tanah longsor

Dilansir dari Okezone.com, Kepala Desa Nele Lamadike, Pius Pedang Melai saat dihubungi melakui sambungan telefon dari Kupang, Minggu mengatakan, masih ada puluhan warga yang belum ditemukan.

Baca juga:   Peringatan Dini BMKG, Waspada 27 Wilayah Indonesia Berpotensi Cuaca Ekstrim

Foto : Mobil tanki yang terseret banjir

Dia mengatakan, proses pencarian tidak bisa dilakukan secara maksimal karena dilakukan secara manual. Selain itu hujan masih terus mengguyur wilayah itu.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk segera mengirim alat berat ke lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian korban, demikian Pius Pedang Melai

Artikel ini tel;ah tayang di okezone.com dengan judul Banjir Bandang-Tanah Longsor di Flores: 10 Meninggal, Puluhan Warga Hilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.