Aksi Teror Kian Marak, Jokowi Instruksikan Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BIN Waspada

oleh -10 views
Presiden Jokowi

Makin maraknya aksi teror di sejumlah tempat di Indonesia, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh aparat keamanan negara untuk waspada.

Jokowi pun memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala BIN Budi Gunawan untuk meningkatkan kewaspadaan setelah aksi teror di Mabes Polri, pada Rabu, 31 Maret 2021.

“Saya juga telah memerintahkan Kapolri, Panglima TNI dan kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan. Saya tegaskan sekali lagi tidak ada tempat bagi terorisme di tanah air,” kata Jokowi.

Presiden juga meminta kepada seluruh masyarakat tetap tenang dan waspada.

Masyarakat harus bersatu dalam melawan terorisme.

“Terakhir terkait dengan terjadinya aksi terorisme kemarin sore di Mabes Polri saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh tanah air agar semuanya tetap tenang, tapi tetap waspada dan menjaga persatuan dan kita semuanya bersatu melawan terorisme,” pungkasnya.

Baca juga:   Viral, Debt Collector di Kotamobagu Tarik Mobil di Jalan, Istri dan Anak Pemilik Turut Dibawa

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pelaku penyerangan di Mabes Polri merupakan teroris perempuan berinisial ZA.

Foto : Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

Pelaku masuk ke dalam Mabes Polri melalui pintu belakang, menuju ke gerbang utama.

“Masuk dari pintu belakang mengarah ke pos gerbang utama mabes Polri,” kata Listyo dalam konferensi Pers di Mabes Polri, Rabu, 31 Maret 2021.

Pelaku kata dia menanyakan dimana lokasi kantor pos.

Oleh petugas di pos jaga pelaku di arahkan ke kantor pos.

Namun di tengah jalan pelaku kembali lagi ke pos jaga dan menyerang petugas.

“Menembak 6 kali. 2 kali anggota di dalam pos, 2 di luar, dan menembak lagi pada anggota yang ada di belakangnya,” kata dia.

Foto : Tangkapan Layar CCTV Penyerangan Mabes Polri

Merespon penyerangan tersebut, petugas kata Listyo lalu memberikan tembakan untuk melumpuhkan pelaku.

Baca juga:   Begini Persiapan Pemkot Bitung Sambut Kedatangan Jokowi

Dari tubuh pelaku ditemukan sejumlah identitas.

“Ditemukan identitas ZA umur 25 tahun alamat di Lapangan Tembak. Berdasarkan identifikasi memang identitasnya sesuai. Berdasarkan profiling maka yang bersangkutan adalah tersangka lone wolf yang berideologi radikal ISIS yang dibuktikan postingan di sosial media,” pungkas Listyo.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Setelah Adanya Serangan Teror, Jokowi Perintahkan Panglima TNI, Kapolri, Hingga Kepala BIN Waspada

No More Posts Available.

No more pages to load.