Tak Kunjung Lolos Kartu Prakerja Gelombang 1 Sampai 13, Manajemen Pelaksana Dibanjiri Keluhan

oleh

BALI – Manajemen pelaksana Kartu Prakerja saat ini sedang dibanjiri keluhan dari para peserta kartu Prakerja.

Pasalnya, mereka mengaku tidak pernah lolos pendaftaran Kartu prakerja Gelombang 1 sampai 13.

Diketahui dari kolom komentar Instagram @prakerja.go.id, Banyak sekali warganet yang mengeluhkan tak lolos prakerja yang di ikuti sejak gelombang 1 sampai sekarang.

Melansir dari Instagram @prakerja.go.id di kolom komentar, tak sedikit warganet yang mengaku sudah mencoba peruntungan sejak kartu Pra Kerja gelombang 1, namun tak kunjung lolos hingga saat ini.

kartu-prakerja-ilustrasi-gelombang-11
foto:kartu prakerja(tribun)

Seperti yang disampaikan pemilik akun Instagram @shah_riyal, “Capek ya? Sama kok, saya juga. Yuk sini kumpul. Yang belum lolos di gelombang sebelumnya, semoga di gelombang 14 kita semua lolos. Aamiin….,” tulisnya.
Pun akun @nanzarpaisal menuliskan hal yang sama. “Buka tutup dapet kaga, Yg belum dapet dari awal sampe sekarang sini reunian”.

 

Ada pula seorang pendaftar kartu Pra Kerja berakun @makanterus70, yang kesal lantaran selalu gagal seleksi, namun tak mengetahui letak kesalahan dari data yang ia berikan.

Baca juga:   Pasar Daerah "SAPALALUM" Desa Pinapalangkow Dibuka Kembali

“Dari gel, 1 sampai 13 gak pernah lolos, seharusnya kasih tau KENAPA GAK LOLOS, sehingga kami bisa memperbaiki kesalahanya, gak cuma klik gabung ujung2nya gak lolos tanpa tau titik kesalahnya dimana,, klo kesalahan kami tidak dikasih tau, sampai gelombang 1000 pun gak bakal lolos,” tulisnya.

Mengenai hal tersebut, rupanya ada tiga hal yang menyebabkan pendaftar kartu Pra Kerja gagal saat proses seleksi.

Seperti diungkap Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/3/2021).

Dia mengungkapkan, tahap seleksi tersebut dikerjakan oleh sistem, tanpa ada intervensi manusia.

Tiga tahap seleksi Kartu Prakerja:

1. Penyaringan NIK

Tahap pertama adalah penyaringan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK), yang mana sistem melakukan pencocokan dengan data di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil).

2. Penyaringan pendaftar kategori blacklist
Pada tahap kedua, sistem menyaring pendaftar yang termasuk dalam kategori blacklist atau tidak bisa menerima Kartu Prakerja.

Baca juga:   Info BMKG Besok Selasa 16 Maret 2021, Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Wilayah Indonesia

prakerjaaa
foto:ilustrasi kartu prakerja

Kategori blacklist terdiri dari, pejabat negara, pimpinan dan anggota DPRD, Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Polri, kepala dan perangkat desa, direksi, komisaris, serta dewan pengawas pada badan usaha milik negara (BUMN) atau badan usaha milik daerah (BUMD).

Selain itu, peserta gelombang sebelumnya yang tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari juga masuk ke dalam daftar terlarang.

3. Pengacakan oleh sistem

Terakhir, pada tahap ketiga dilakukan proses randomisasi atau pengacakan oleh sistem, sehingga didapat 600.000 NIK yang berhak menjadi penerima Kartu Prakerja.

Jangan percaya dengan joki Kartu Prakerja

Karena proses seleksi penerima Kartu Prakerja sepenuhnya dikerjakan oleh sistem, maka tidak ada yang bisa menjamin seseorang bakal lolos seleksi.
Kendati demikian, di media sosial beredar banyak informasi atau penawaran joki Kartu Prakerja, yang menjanjikan bisa meloloskan seleksi dengan membayar sejumlah uang kepada joki.

Baca juga:   BMKG : Peringatan Dini Gelombang Tinggi Mencapai 9 M di Samudra Hindia Selatan NTT Hari ini, Selasa 6 April 2021

Diberitakan Kompas.com, manajemen Kartu Prakerja mengingatkan, jika ada joki Kartu Prakerja yang menjanjikan lolos, maka hal tersebut bisa dipastikan merupakan penipuan.

“Kalau definisi joki adalah orang yang menjamin seseorang bisa lolos seleksi maka itu adalah penipuan,” kata Louisa
Dia mengatakan, jika ada yang merasa menjadi korban joki Kartu Prakerja, maka dapat melaporkannya kepada pihak berwajib.

 

“Nah, kalau soal joki ini memang yang harus melaporkan adalah yang mengalami kerugian,” imbuhnya.

 

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Ramai Keluhan Peserta Tak Lolos Kartu Prakerja Gelombang I hingga ke-13,Ini Kata Manajemen Pelaksana

https://bali.tribunnews.com/2021/03/13/ramai-keluhan-peserta-tak-lolos-kartu-prakerja-gelombang-i-hingga-ke-13ini-kata-manajemen-pelaksana?page=3.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.