Ternyata Ini Penyebab Hipospadia, Kelainan Penis Bawaan Lahir yang Bisa Terjadi Pada Siapa Saja

oleh
Ilustrasi hipospadia

JAKARTA – Hipospadia, bisa terjadi pada siapa saja sehingga perlu diwaspadai oleh setiap ibu yang saat ini tengah hamil

Diketahui hipospadia, adalah cacat bawaan yang membuat penis anak laki-laki akan berbedah dari kebanyakan

Dimana hipospadia membentuk penis yang tidak hanya tidak berfungsi dengan baik tetapi juga tidak terlihat normal.

dhsgfhgsdfsdf
Foto : Kolase Aprilia Manganang yang bikin geger karena mengalami kelainan hipospadia

Melansir Urology Health, hipospadia adalah kondisi di mana meatus urine (lubang kencing) tidak berada di ujung penis.

Sebaliknya, lubang bisa berada di sembarang tempat di sepanjang bagian bawah penis.

Meatus paling sering ditemukan di dekat ujung penis (posisi distal).

Tetapi, lubang juga dapat ditemukan dari tengah batang penis ke pangkal penis, atau bahkan di dalam skrotum (posisi proksimal).

Lebih dari 80 persen anak laki-laki dengan masalah kesehatan ini dilaporkan mengalami hipospadia distal.

Baca juga:   Dirut RSUP Kandou Terima DIPA Tahun 2021

Dalam 15 persen kasus tersebut, penis juga sedikit melengkung ke bawah, suatu kondisi yang disebut chordee.

Hipospadia adalah kondisi cacat lahir yang umum ditemukan pada 1 dari setiap 200 anak laki-laki.

Jika hipospadia tidak ditangani lebih awal, anak laki-laki mungkin harus duduk saat buang air kecil.

Sementara, jika masih memilikinya saat dewasa, mereka mungkin akan mengalami gangguan ejakulasi. Akibatnya, penderita akan sulit memiliki anak.

Penyebab hipospadia

hipospadia-1556502406
Foto : Ilustrasi Hipospadia

Peran utama penis adalah membawa urine dan sperma keluar dari tubuh.

Uretra adalah saluran yang membawa urine dan sperma melalui penis ke luar.

Sedangkan lubang tempat keluarnya urine dan sperma disebut meatus. Kedua tugas tersebut lebih mudah ketika meatus berada di ujung kepala penis atau glans penis.

Melansir WebMD, seperti banyak kelainan lahir lainnya, dokter tidak yakin mengapa beberapa anak laki-laki terkena hipospadia.

Baca juga:   RSUP Kandou Buru Gelar RS Pendidikan Utama

Dokter mungkin berpikir beberapa alasannya bisa jadi adalah:

1. Genetika, di mana lebih mungkin jika anak laki-laki tersebut mengalami hipospadia jika memiliki ayah atau saudara laki-laki yang menderitanya juga. Hipospadia juga terkait dengan beberapa sindrom genetik

2. Perawatan kesuburan. Sang ibu mungkin telah menggunakan terapi hormon atau obat untuk membantunya hamil
3. Usia dan berat ibu. Kemungkinan bayi akan lahir dengan hipospadia lebih besar jika ibunya kelebihan berat badan, berusia di atas 35 tahun, dan menderita diabetes sebelum hamil

4. Paparan rokok atau pestisida

5. Kelahiran premature

Melansir Mayo Clinic, sebagian besar bayi dengan hipospadia dapat didiagnosis segera setelah lahir saat masih di rumah sakit atau fasilitas kesehatan.

Namun, sedikit perpindahan lokasi meatus mungkin tidak kentara dan lebih sulit diidentifikasi.

Bicaralah dengan dokter jika Anda memiliki kekhawatiran tentang penampilan penis anak Anda atau jika ada masalah dengan buang air kecilnya

Baca juga:   Jangan Abaikan Nyeri Kepala

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 5 Penyebab Hipospadia, Kelainan Penis Bawaan Lahir yang Bisa Terjadi

https://health.kompas.com/read/2021/03/10/120800968/5-penyebab-hipospadia-kelainan-penis-bawaan-lahir-yang-bisa-terjadi?page=all.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.