Penjelasan Medis Hipospadia, Kondisi Kelainan Fisik yang Dialami Aprilia Manganang

oleh
Foto kolase Aprilia manganang

JAKARTA – Mantan atlet voli Timnas Putri Indonesia, Aprilia Manganang mengalami kelainan fisik yang langka, yakni hipospadia.

Dimana dalam pemeriksaan kesehatan, Aprilia Manganang yang sebelumnya dikenal sebagai perempuan tulen, kini dinyatakan, sebagai laki-laki.

Lalu, apa itu hipospadia yang diidap oleh Aprilia Manganang?

aprilia-manganang-932021-1
Foto : Penampilan terbaru Aprilia Manganang usai dinyatakan sebagai laki-laki

Dikutip dari cdc.gov, hipospadia adalah cacat lahir pada anak laki-laki, di mana pembukaan uretra tidak terletak di ujung penis.

Pada anak laki-laki dengan hipospadia, uretra terbentuk secara tidak normal selama minggu ke 8 hingga 14 kehamilan.

Pembukaan abnormal dapat terbentuk di mana saja dari tepat di bawah ujung penis hingga skrotum.

Ada beberapa derajat hipospadia; beberapa bisa kecil dan beberapa lebih parah.

 

Jenis Hipospadia

Terdapat beberapa jenis hipospadia yang dimiliki anak laki-laki.

Jenis hipospadia pada anak laki-laki ini, tergantung pada lokasi pembukaan uretra, di antaranya:

Baca juga:   Kecelakaan Maut Jalan Manado-Bitung, 4 Motor dan 1 Mobil

– Subkoronal : Pembukaan uretra terletak di suatu tempat di dekat kepala penis.

– Poros tengah : Pembukaan uretra terletak di sepanjang batang penis.

– Penoscrotal : Pembukaan uretra terletak di tempat pertemuan penis dan skrotum.

Masalah yang Dialami Pengidap Hipospadia

Anak laki-laki dengan hipospadia terkadang memiliki penis yang melengkung.

Mereka mungkin memiliki masalah dengan penyemprotan urin yang tidak normal, dan kemungkinan harus duduk untuk buang air kecil.

Pada beberapa anak laki-laki dengan hipospadia, testis belum sepenuhnya turun ke dalam skrotum.

Jika hipospadia tidak ditangani, dapat menyebabkan masalah di kemudian hari, seperti kesulitan melakukan hubungan seksual atau kesulitan buang air kecil saat berdiri.

 

Gejala Hipospadia

profesi-sebenarnya-aprilia-manganang
Foto : Kolase Aprilia Manganang

Sementara itu, dikutip dari mayoclinic.org, anak laki-laki yang mengidap hipospadia, pembukaan uretra terletak di bagian bawah penis, bukan di ujung.

Dalam kebanyakan kasus, pembukaan uretra berada di dalam kepala penis.

Baca juga:   Gunung Awu Sangihe Naik Level Waspada, Bupati Imbau Warga Sekitar Pindah ke Tempat Aman

Lebih jarang, bukaan ada di tengah atau pangkal penis. Jarang, lubang berada di dalam atau di bawah skrotum.

Tanda dan gejala hipospadia mungkin termasuk:

– Pembukaan uretra di lokasi selain ujung penis.

– Lekukan penis ke bawah (chordee).

– Penampilan penis berkerudung karena hanya bagian atas penis yang tertutup kulup.

– Penyemprotan tidak normal saat buang air kecil.

 

Penyebab Hipospadia

Seperti yang telah disebutkan, hipospadia ada karena bawaan.

Saat penis berkembang pada janin laki-laki, hormon tertentu merangsang pembentukan uretra dan kulup.

Hipospadia terjadi ketika terjadi kerusakan akibat kerja hormon-hormon ini, menyebabkan uretra berkembang secara tidak normal.

Dalam kebanyakan kasus, penyebab pasti hipospadia tidak diketahui.

Kadang-kadang, hipospadia bersifat genetik, tetapi lingkungan juga dapat berperan.

Faktor Risiko

Meskipun penyebab hipospadia biasanya tidak diketahui, faktor-faktor ini mungkin terkait dengan kondisi:

– Sejarah keluarga

Baca juga:   Banyak Masalah, 5 Zodiak Bernasib Sial Besok, 16 Maret 2021

Kondisi ini lebih sering terjadi pada bayi dengan riwayat keluarga hipospadia

– Genetika

Variasi gen tertentu mungkin berperan dalam gangguan hormon yang merangsang pembentukan alat kelamin pria

– Usia ibu di atas 35 tahun

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mungkin ada peningkatan risiko hipospadia pada bayi laki-laki yang lahir dari wanita berusia di atas 35 tahun.

– Paparan zat tertentu selama kehamilan

Ada beberapa spekulasi tentang hubungan antara hipospadia dan paparan ibu terhadap hormon tertentu, atau senyawa tertentu seperti pestisida atau bahan kimia industri, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Itu Hipospadia? Kondisi Medis yang Diidap Aprilia Manganang, Berikut Penyebabnya

https://www.tribunnews.com/kesehatan/2021/03/09/apa-itu-hipospadia-kondisi-medis-yang-diidap-aprilia-manganang-berikut-penyebabnya?page=all.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.