Niat Racuni Suami, Seorang Istri di Sumsel Malah Bunuh Mertuanya Sendiri Dengan Racun Biawak

oleh
Dewi Asmara (45), tersangka yang meracuni mertuanya dan barang bukti telah berhasil dibawa ke Mapolsek Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI). (Istimewa)

SUMSEL – Warga Desa Lebung Itam, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, digegerkan dengan peristiwa pembunuhan yang tak biasa

Pasalnya seorang ibu rumah tangga berinisisal DA (45) tega menghabisi NN (61) yang diketahui merupakan mertuanya sendiri dengan racun biawak yang dimasukan dalam makanan

Dilansir dari WARTAKOTAlive.com peristiwa naas tersebut, didalangi rasa sakit hati DA pada suaminya, yang sering berbuat kasar kepadanya

Atas dasar itu, DA pun berniat membunuh suaminya dengan racun biawak, namun ternyata ikan pindang selai yang sudah diberi racun tersebut malah dikonsumsi mertuanya NN

Setelah mengonsumsi makanan ikan pindang selai, korban meninggal dunia dengan mulut mengeluarkan busa.

“Diduga korban meninggal dengan mulut mengeluarkan busa seusai menyantap makanan, yang disajikan oleh menantunya sekitar jam 11.00 WIB tadi siang,” kata Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy
Selain NN yang meninggal dunia, tiga ekor kucing peliharaan di rumah tersebut juga mati.

“Di luar rumah ditemukan tiga ekor kucing yang ikut mati,” tambahnya.

Kini DA pun terancam hukuman mati setelah terbukti melakukan pembunuhan dengan cara menggunakan racun biawak.

Baca juga:   Pelatih Gym Tikam Membernya Sendiri Hingga Tewas, Ternyata ini Penyebabnya

Pembunuhan ini pun menggemparkan warga dan langsung menjadi viral di media sosial

Dilansir dari WARTAKOTAlive.com berikut empat fakta pembunuhan yang dilakukan DA.

1. Sakit hati kerap dimarahi

Alamsyah mengatakan, motif pelaku nekat menghabisi mertuanya lantaran sakit hati karena sering dimarahi.

“Untuk dugaan sementara penyebab kejadian tersebut karena mereka tinggal bersama dan sering terjadi pertengkaran,” kata dia.

Tak berselang lama setelah kejadian, anggota yang berada di lokasi mencurigai pelaku dan setelah diinterogasi akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.

“Sekitar jam 14.00 WIB, Kapolsek mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada warga yang meninggal dunia karena keracunan.”
“Setelah ditanya ternyata pelaku DA mengakui bahwa dia yang telah memberikan racun biawak merek Fradan sebanyak satu sendok ke dalam panci pindang salai masakan mertuanya,” jelas Alamsyah.

Setelah menyantap makanan tersebut, korban ditemukan meninggal dunia di rumah tanpa sempat dibawa ke rumah sakit.

2. Mengaku niatnya meracuni suami

Ilustrasi Racun
Ilustrasi Racun

Mengutip dari Kompas.com, beredar video pengakuan pelaku yang mengatakan bahwa sebenarnya yang akan ia racuni bukan mertuanya, tetapi suaminya, AF alias Otong.

Baca juga:   Sudah Terlanjur Cinta Pada Suami Orang, Mantan LC di Palembang Rela Dimadu, Istri Sah Murka

“Iya (mau racun) si Otong karena Otong ini Pak selalu jahat dengan saya, katanya istrinya banyak,” kata DA dalam rekaman video tersebut.

Kapolsek Tulung Selapan AKP Eko Suseno dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, memang ada pengakuan dari DA bahwa ia sebenarnya ingin meracuni suaminya.

Hanya saja, kata Eko, polisi tetap mengacu pada fakta di lapangan bahwa yang jadi korban adalah NN, mertua DA.

“Kalau dari interogasi kemarin dia (mengatakan) memang mau meracuni suaminya, tapi terkena ibu (mertuanya) tapi itu belum dibuat keterangan, baru (hasil) interogasi,” jelas Eko.

Eko menuturkan, kondisi pelaku sampai hari ini normal dan sehat, sedangkan pasal yang dikenakan adalah Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

3. Keluarga sepakat jenazah korban diautopsi

Dikutip Tribunnews.com dari Tribun Sumsel, jenazah korban saat ini sudah berada di Rumah Sakit Polri M Hasan Palembang, Senin (8/3/2021).

Keluarga sepakat untuk melakukan autopsi terhadap jenazah korban untuk memastikan penyebab kematian.

Baca juga:   Kronologi Gugurnya Briptu Hedar saat Disandera Kelompok Bersenjata di Papua

“Iya kami sepakat diautopsi saja,” kata salah seorang anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya.

Jenazah korban sudah tiba di Rumah Sakit Polri M Hasan Palembang sejak subuh hari.

Tampak beberapa perwakilan keluarga korban dan aparat kepolisian sudah berada di rumah sakit untuk mengurus berbagai keperluan jenazah.

4. Pelaku terancam hukuman mati

Ilustrasi Hukuman Mati
Ilustrasi Hukuman Mati

Atas perbuatannya, pelaku kini telah mendekam di Mapolsek Tulung Selapan dan terancam hukuman mati.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Alamsyah Palupessy bahwa, pelaku terancam hukuman mati atau paling ringan penjara 20 tahun.

“Diyakini pelaku sengaja merencanakan terlebih dahulu perbuatannya hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.”

“Maka dari itu pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana untuk pertanggung jawabannya dengan maksimal hukuman pidana mati,” kata dia Senin siang, seperti dikutip dari Tribun Sumsel.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Menantu Bunuh Mertua Pakai Racun Biawak Terancam Hukuman Mati, Niat Racuni Suami, Ini Empat Faktanya

https://wartakota.tribunnews.com/2021/03/08/menantu-bunuh-mertua-pakai-racun-biawak-terancam-hukuman-mati-niat-racuni-suami-ini-empat-faktanya?page=all.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.