RS Gunung Maria Bersyukur di Usia 91 Tahun

oleh
Direktur RS Gunung Maria Tomohon dr Frankly Palendeng (kedua ) bersama pengurus Kongregasi SJMJ dan PT Ratna Timur Tumarendem.
TOMOHON-Rumah Sakit Gunung Maria (RSGM) Tomohon akan terus hadir dalam pelayanan kesehatan bagi orang-orang sakit yang memerlukan uluran tangan para tenaga kesehatan.
Itu akan selalu terpatri di setiap sanubari komponen RSGM Tomohon yang pada Kamis (11/2/2021), genap berusia 91 tahun.
Peringatan ditengah masa pandemi Covid-19, diutarakan Direktur RSGM Tomohon dr Frankly Palendeng, usia ini semakin menegakkan komitmen bahwa pelayanan yang dilakukan RS Gunung Maria Tomohon bukan sekadar memberi terapi medis. Tapi juga dilakukan dalam aspek relasional atau membangun hubungan baik dengan pasien.
Supaya tercipta rasa saling percaya, termasuk membangun komunikasi yang baik, informasi benar, serta edukasi yang dapat dipahami.
Peringatan HUT ke-91 RS Gunung Maria Tomohon diadakan misa syukur dipimpin Rektor RSGM Pst Glen Woi Pr. Dirangkaikan peringatan Hari Orang Sakit Sedunia ke-29 dengan tema: ‘Hanya satu gurumu, dan kami semua adalah saudara’.
Misa syukur dihadiri Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Manado sekaligus Komisaris PT Ratna Timur Tumarendem Sr Brigitte David SJMJ SKep Ns MKes, dan Direktur PT Ratna Timur Tumarendem Sr Monica Suparlan SJMJ SKM MHA.
Direktur RS Gunung Maria Tomohon memberikan bunga kepada seorang pasien yang sedang dirawat.
Direktur RS Gunung Maria Tomohon memberikan bunga kepada seorang pasien yang sedang dirawat.
Komisaris PT Ratna Timur Tumarendem Sr Brigitte David SJMJ SKep Ns MKes menyatakan syukur atas peringatan ini. Apalagi RSGM merupakan karya kerasulan pertama oleh kongregasi Suster-suster Jesus Maria Josep (SJMJ) di Bumi Nyiur Melambai bahkan di Indonesia.
Rasa sukacita pun disampaikan Direktur PT Ratna Timur Tumarendem Sr. Monica Suparlan SJMJ SKM MHA. “Syukur kepada Tuhan atas segala jatuh bangun yang dihadapi oleh RS Gunung Maria Tomohon dalam beberapa tahun terakhir. Kami percaya akan kuasa Tuhan, di mana pasti ada pelangi sehabis hujan,” kata Sr Monica.
Setelah misa syukur, dilanjutkan pembagian bunga kepada seluruh pasien yang dirawat. “Sebagai tanda kasih pelayanan RSGM untuk orang-orang sakit yang membutuhkan uluran tangan,” sambung Direktur RSGM Tomohon dr Frankly Palendeng.
Pemberian bunga tersebut dilakukan oleh Komisaris, Direktur PT RTT dan Direktur RSGM. Juga turut mengambil bagian yakni para wakil direktur, suster-suster dalam komunitas Biara Gunung Maria, serta para kepala ruangan perawatan RSGM.
Perayaan HUT berlangsung sederhana tapi sangat berkesan. “Dan tentu saja dengan menerapkan protokol kesehatan seperti pembatasan undangan, memakai masker, menjaga jarak dan melakukan hand hygiene,” pungkas dr Frankly Palendeng.
(vhp)
Baca juga:   Polsek Tomohon Tengah Aksi Nyata Peduli Penghijauan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *