Ikut Lomba WWM, SD N Kakenturan Lakukan Pembenahan Lingkungan Sekolah

oleh

 

MINSEL – SD Negeri Kakenturan Wilayah Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan melakukan pembenahan baik administrasi maupun penataan lingkungan sekolah termasuk didalamnya Ruang Kelas, Kantor dan Lingkungan Sekolah terkait Lomba Wawasan Wiyata Mandala dengan harapan capaian hasil maksimal.

Kepala Sekolah SD Inpres Kakenturan yakni Reine Koagow, S. Pd bersama staf pengajar terus berupaya serta bekerja dengan serius dalam memperlengkapi segala sesuatu terkait Lomba Wawasan Wiyata Mandala yang dijadwalkan pada Rabu, (10/02/2021).

“Saya bersama staf guru dan staf pengajar bersemangat walaupun dalam situasi Covid-19, dalam hal mengatur segala sesuatu, memperbaiki yang perlu diperbaiki serta memperlengkapi apa yang belum lengkap termasuk didalamnya administrasi Sekolah, ruang kelas, kantor dan lingkungan sekolah supaya terlihat indah,” ungkap Reine Koagow, S. Pd, selaku Kepala Sekolah SD Inpres Kakenturan.

Dari Informasi yang dihimpun media ini pada Rabu, (10/02/2021), Pengawas sekaligus penilai Syane Fhony Sumampow, S. Pd. dan Elsye Sumangkut, S.Pd. Mengungkapkan Apresiasi yang sebesar-besarnya atas kinerja Kepala Sekolah dan staf pengajar yang ada di SD Inpres Kakenturan.

Baca juga:   Didampingi Camat Tareran Fibry Tumiwa, Pemdes Pinamorongan Salurkan Bantuan Ke Warga

“Apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kepala Sekolah dan Staf pengajar yang telah berusaha semaksimal mungkin dalam pengaturan, perbaikan serta penataan administrasi sekolah, ruangan kelas, kantor dan lingkungan sekolah dari SD Inpres Kakenturan dalam Lomba Wawasan Wiyata Mandala di Tahun 2021 ini,”ujar Elsye Sumangkut, S. Pd.

Syane Fhony Sumampow, S.Pd mengungkapkan juga terkait pelaksanaan dan arti Lomba Wawasan Wiyata Mandala.

“Keberhasilan proses pendidikan diperlukan proses persamaan tujuan dan pandangan dari seluruh warga sekolah itu sendiri, sekolah adalah salah satu lembaga pendidikan dimana proses belajar mengajar dapat dijamin dan diselenggarakan. Yang terpenting persamaan persepsi dan kesatuan pandangan serta proses tahap belajar mengajar tetap merasa nyaman itulah Wawasan Wiyata Mandala”ungkap Syane Fhony Sumampow, S.Pd.

Diketahui bahwa sekolah SD Inpres Kakenturan memiliki 71 (tujuh puluh satu) siswa dapodik sesuai data dan diketahui guru ASN dan honorer termasuk Kepala Sekolah berjumlah 8 (delapan).

Baca juga:   Komitmen Berantas Togel, Kapolres Minsel: Laporkan Bila Ada Anggota Yang Terlibat, Saya Proses!

( Andy Runtunuwu )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.