Pemdes Wiau Lapi, Salurkan BLT-DD Tahap Akhir ke-111 Penerima

oleh

 

MINSEL – Ditengah situasi persiapan perayaan menyambut Natal Yesus Kristus, di Kabupaten Minahasa Selatan khususnya di Desa Wiau Lapi, pada Rabu (23/12/2020) masih dalam proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap terakhir pada tahun 2020.

Dari pantauan media ini, ada 111 Keluarga Penerima Manfaat yang hadir pada kegiatan penyaluran hari ini.

Menurut penuturan Sekretaris Desa setempat Swingly Mokalu bahwa, penyaluran kali ini dibagi dua sesi pada hari yang sama.

IMG_20201223_134434” Untuk 111 KPM ini proses penyaluran dibagi dua sesi tentu karena memperhatikan anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan “, ungkap salah satu Sekdes termuda di Minsel.

Sebelum penyaluran dimulai, Hukumtua Desa Wiau Lapi dalam hal ini Alfrits Aseng mengingatkan tentang kebersihan lingkungan sekitar dan tetap perhatikan protokol kesehatan.

” Kita tahu bersama saat ini sementara dalam musim hujan yang disertai angin kencang, untuk itu kepada masyarakat saya selalu ingatkan tetap jaga kebersihan lingkungan kita, buang sampah pada tempatnya khusus wadah yang sudah tidak terpakai langsung kita buang atau timbun dengan tanah supaya tidak menimbulkan genangan air yang bisa menyebabkan kena penyakit demam berdarah “, pungkasnya.

Baca juga:   Gara-Gara Cemburu, Pria Ini Nekat Aniaya Siswi SMP

IMG-20201223-WA0086Beliau juga menambahkan agar para penerima bijaksana dalam penggunaan BLT ini, utamakan dulu kebutuhan pokok serta selalu perhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah Provinsi Sulut.

” Kita tahu bersama sudah keluar surat edaran dari Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey tentang petunjuk perayaan Natal, sebagai masyarakat kita wajib ikuti anjuran pemerintah, perayaan Natal di rumah saya pikir tidak akan mempengaruhi makna Natal itu sendiri, intinya tetap dengan menggunakan masker, hindari kerumunan dan selalu cuci tangan juga apabila tidak ada keperluan penting jangan dulu”, tegas Hukum tua yang murah senyum ini

( Andy Runtunuwu )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *