PLN Boikot Program Pemerintah? Mesin Perekam Data E KTP Hangus Di Tabut

oleh
Kepala Bidang pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Daerah Sangihe, S Janis.

TAHUNA -Pemadaman listrik terencana maupun tidak terencana yang terus melanda Kabupaten Sangihe mulai mengancam suksesnya pemerintahan. Buktinya, akhir pekan lalu mesin perekam E KTP hangus atau mengalami kerusakan setelah terjadi pemadaman secara sepihak. Hal ini menimbulkan pertanyaan masyarakat apakah PLN sengaja memboikot program pemerintah?

Kepala Dinas Dukcapil Sangihe Ratna Lombongadil melalui Kepala Bidang pelayanan dan Pendaftaran Penduduk, S Janis membenarkan adanya kerusakan alat perekam data E KTP akibat adanya pemadaman listrik

. “Kami setiap hari Sabtu, masih memberikan pelayanan untuk masyarakat di luar kota Tahuna, kemarin kami dan melakukan perekaman data di Kecamatan Tabukan Utara, tetapi disaat melakukan perekaman data, terjadi penghentian sementara aliran listrik dan ketika listrik kembali normal, mesin kami mengeluarkan asap dan sudah tidak bisa beroperasi lagi” ujar Janis.

Lebih lanjut ia menyatakan setelah dibuka kembali pelayanan Administrasi Kependudukan setelah sempat ditutup karena pandemi covid-19 dan juga dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut antusias masyarakat untuk melengkapi administrasi Kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) naik signifikan dari biasanya. “Bahkan dari data yang ada masih ada sekira 10.307 masyarakat yang belum mengurus E KTP. Memang sekarang ini masyarakat yang datang lebih banyak dari biasanya baik itu yang sudah mengambil nomor antrian maupun belum mengambil nomor antrian, tetapi semua tetap akan kami layani” imbuhnya.

Baca juga:   Kampung Lenganeng Resmi Sandang Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *